Silent Prison

Silent Prison

  • WpView
    Reads 697
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 30, 2025
Dunia runtuh dalam sekejap. Kota Vredevol yang dulu penuh kehidupan kini hanya menyisakan kehancuran dan teror. Wabah mengerikan mengubah manusia menjadi makhluk haus darah, dan Lyra terperangkap dalam ketakutan serta ketidakpastian. Bersama sahabatnya, Lyra berusaha bertahan hidup di tengah kota yang telah menjadi neraka. Namun, segalanya berubah ketika ia kembali dipertemukan dengan Aidan-masa lalu yang ingin ia lupakan, tapi justru menjadi satu-satunya harapan untuk bertahan. Di sisi lain, Gavin, seorang polisi yang kembali ke Vredevol, harus menghadapi kenyataan pahit-kakaknya tewas dalam kondisi mengenaskan, dan kengerian yang ada di kota ini semakin tak terkendali. Saat ia mencari jawaban, sebuah rahasia gelap tentang wabah ini perlahan mulai terungkap. Di tengah kekacauan, siapa yang benar-benar bisa dipercaya? Dan seberapa jauh mereka bisa bertahan dalam penjara tanpa suara ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRAPPED ZOMBIE'S (COMPLETED)
  • SAAT MANUSIA MENJADI PREDATOR
  • END OF THE WORLD || ☢️SEGERA TERBIT☢️
  • Recurring Abyss | Volume 0
  • RESET : Dunia Tanpa Kita
  • School scandal 1: Virus-J
  • No Time To Die
  • Feeling Alive [END] ✔️

[DIHARAPKAN FOLLOW DULU BARU BACA!!] 3 Oktober 2025_Rank 3 #penggemarfiksi 24 Agustus 2025_Rank2 #mayathidup 3 Mei 2025_Rank 1 #horor 16 November 21_ Rank 1 #petualang & #menegangkan 17 November 21_Rank 1#darah 26 November 21_ Rank 3 #mati Tak disangka, satu menit yang lalu, kota terlihat baik-baik saja. Tak disangka pula, dalam waktu singkat, kota yang ramai berubah menjadi tempat yang hancur dan mengerikan. Mayat-mayat hidup yang berjalan dengan tubuh yang membusuk memakan manusia yang hidupnya satu-persatu. "Arlll..." "Arlll..." Geraman-geraman mengerikan terdengar jelas, mengisi penjuru kota. Tumbuhan darah dan ceceran cairan yang menjijikkan terlihat menghiasi kota yang benar-benar rusak bak kota yang terjangkit virus mengerikan. Mereka yang masih hidup, harus berjuang mati-matian untuk mempertahankan kehidupan mereka. Menyelamatkan diri dari serangan para mayat hidup yang berkeliaran menjadi ganas. "TOLONG!!!" "SIAPAPUN YANG MENDENGAR, TOLONG KAMI!!!" "KAMI MASIH HIDUP!!!!" ....

More details
WpActionLinkContent Guidelines