Luruh dalam Sepi

Luruh dalam Sepi

  • WpView
    Membaca 448
  • WpVote
    Vote 85
  • WpPart
    Bab 48
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 16, 2025
WpInfo
Puisi
Berisi perjalanan melintasi relung hati yang sepi. Setiap kata adalah saksi bisu dari jiwa yang berjuang melawan ekspektasi, memahami luka, dan mencari kedamaian di tengah kerumitan rasa. Mencoba menuangkan rasa lewat metafora yang mewakili hati yang terluka. Karena tak ada tempat untuk merenungi apa yang tersembunyi di balik air mata, sunyi, dan bisikan rasa yang sulit diungkapkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#803
kehidupan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LENGKARA
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Puisi Kemana Saja
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • REGRET [END]
  • Behind the Silence
  • Hikayat : Tetes Embun Jatuh di atas Sajadah (Book)
  • LUKA
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
LENGKARA

Tolong matikan saja aku. Aku sudah muak dengan dunia. untuk apa hidup, jika hati sudah lama mati. Kane Navulia Chrysander. Aku tidak meminta banyak pada dunia. Hanya bahagia. Tapi kenapa aku tidak mampu punya? Larissa Siofra Hysteria. *** Fra dan Kane sengaja di pertemukan takdir untuk mencari bahagia yang hilang. Saling terluka dari cerita yang berbeda. Di dewasakan oleh luka. Mereka menarik simpul yang sama bahwa bahagia adalah bentuk lengkara untuk mereka punya. Dua sudut pandang semesta mendewasakan manusia karena luka. Kane yang berasal dari latar belakang broken home, yang kelahirannya ke bumi dianggap kesialan. Dan Fra yang berasal dari keluarga yang utuh tapi hampir runtuh, secara fisik keluarganya bersama namun secara hati keluarganya bercerai, kabar bahagianya Fra adalah anak tengah, selalu salah dan mengalah. Keduanya hampir mati, jika semesta tidak cepat mempertemukan mereka. **** LENGKARA bercerita tentang dua anak manusia yang di pertemukan karena luka yang hampir sama. Nyaris ingin menyerah. Bersama melalui ruang gelap mereka mencari terang. Tenang yang tak kunjung datang, keduanya ingin pulang. *** Siapkan hati kamu dalam membaca LENGKARA. Jangan lupa sedia tissue, jika kamu tidak menangis dari awal sampai akhir saat membacanya, berarti ada yang salah dengan hati mu. Selamat datang, dan bertamu lah dengan senyum yang tenang. Jangan tersesat, ingat kamu hanya tamu, aku hanya mengingatkan, barangkali kamu akan lupa jalan pulang jika sudah terlalu nyaman.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan