
Semua berawal dari Domanias, kepala sekolah, yang meminta langsung padanya untuk membimbing salah satu muridnya mengikuti kompetisi public speaking. Mau tidak mau, dia menerima permintaan si kepala sekolah. Kalau diingat-ingat kembali saat itu membuatnya berandai-andai, kalau saja dia menolak permintaan Dominias, apakah antara dia dan murid itu akan tetap sama seperti ini sekarang? Apakah baik dia dan murid itu lebih bahagia dari sekarang?جميع الحقوق محفوظة