Neglectus

Neglectus

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 10, 2025
⚠️WARNING!!!!!, FOLLOW SEBELUM BACA CERITANYA. I made this story myself and please do not copy my story!!⚠️ ______________________•♪•♪•♪•_______________________ "Aku Ada, Tapi Tak Pernah Dianggap" Dia terlahir di dunia, tapi seolah tak pernah benar-benar diinginkan. Baginya, rumah bukan tempat berlindung, melainkan ruang kosong penuh suara hampa. Tak ada pelukan hangat dari orang tua, tak ada perhatian dari sang kakak pertama. Keberadaannya dianggap tak lebih dari bayang-bayang-seperti boneka di sudut ruangan, dilihat tapi tak pernah benar-benar diperhatikan. Namun, di tengah dinginnya keluarga, ada secercah hangat kecil dari kakak keduanya. Bukan sepenuhnya pelipur lara, tapi cukup untuk membuatnya bertahan, meski hatinya penuh luka. Ini adalah kisah tentang seseorang yang berjuang melawan sepi, mencoba menemukan arti dirinya di tengah dunia yang seolah menolaknya. Sederhana, tapi penuh luka. Tenang di permukaan, tapi bergemuruh di dalamnya. Aku menulis cerita ini bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan potongan perasaan yang mungkin tak bisa diungkapkan secara langsung. Ini adalah cerita pertamaku-bukan sekadar tulisan, melainkan bagian kecil dari hati yang kubagikan untuk kalian. Selamat tenggelam dalam setiap halamannya😊😊
All Rights Reserved
#503
adikkakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • My There Alone
  • Still The Same [SEGERA TERBIT✅]
  • Sejenak Luka
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Juan [REVISI]
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Maaf, Aku Terlambat END✅

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines