Sandiwara Tokoh Kunci

Sandiwara Tokoh Kunci

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 28, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
"akan aku buat dia hancur dengan cinta yang selalu dia dambakan" ....... Tatapan pria itu tampak menggelap dengan obsesi, tangannya terulur menggenggam dengan erat tangan gadis cantik yang ada didepannya. Genggaman itu begitu kuat, erat, dan terasa mengikat, membuat gadis itu merasa sesak dan muak. Gadis itu begitu cantik seolah kata cantik saja tak cukup untuk menggambarkan parasnya yang indah, dia tampak semakin bersinar saat tersenyum dengan riang. Namun, gadis cantik yang telah membuatnya jatuh cinta itu hanya menatapnya dengan dingin dan datar. Hal itu mampu membuatnya merasa kesakitan. " Lily, tolong jangan pergi" ".... " " kau adalah milikku, hmm? "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maina & Maxim
  • Tepian Semu || Lilynnβœ…
  • RIRI NATARI [END]
  • False Hopes
  • 𝐓𝐀𝐂𝐄𝐍𝐃𝐀 - π‘πšπ‘πšπ¬π’πš
  • The Blooming Lady [completed]
  • verlies

Katanya aku manis. Polos. Bidadari tanpa sayap. Lucu ya, betapa mudah manusia jatuh cinta pada ilusi. Aku cuma belajar satu hal dari hidup: jadi korban itu menyakitkan. Tapi terlihat seperti korban-itu kekuatan. Kau tahu rasanya dipeluk oleh keluarga yang bukan milikmu? Dicintai, dimanja, lalu diam-diam disamakan dengan bayangan yang tak pernah bisa bersinar sendiri? Aku tidak minta dunia ini adil. Aku cuma ingin mematahkannya, seperti mereka mematahkan aku. Dan Maxim? Kakak sempurna yang dulu mengusap rambutku-sekarang kusebut nama dengan gigi terkatup. Dia pikir aku masih gadis kecil yang diam-diam naksir bayangannya. Padahal, sejak dulu aku ingin menghancurkannya, atau membuatnya bertekuk lutut. Tapi tenang, ini bukan kisah cinta. Ini kisah tentang dua luka yang tumbuh di tempat yang salah. Aku adalah hasil sampingan dari dunia yang katanya indah. Dan sekarang aku kembali-bukan untuk pulang, tapi untuk menyulut kebakaran terakhir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines