DI BALIK TEMBOK KEYAKINAN

DI BALIK TEMBOK KEYAKINAN

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jan 29, 2025
Di tengah kehidupan yang penuh dengan perbedaan, terdapat dua hati yang saling jatuh cinta meski terhalang oleh tembok keyakinan yang tinggi. *Jhonatan* adalah seorang penulis lepas yang penuh dengan idealisme dan impian besar. Suatu hari, ia bertemu dengan *Zahra*, seorang mahasiswi seni rupa yang cantik, cerdas, dan berasal dari keluarga Muslim yang sangat taat. Mereka mulai mengenal satu sama lain di sebuah kafe kecil, dan meski berasal dari latar belakang yang berbeda, Jhonatan dan Zahra merasa ada ikatan yang kuat antara mereka. Semakin sering mereka bertemu, semakin dalam perasaan mereka tumbuh, dan cinta pun mulai berkembang di antara keduanya. Namun, meskipun perasaan cinta itu tulus dan mendalam, keduanya tahu bahwa hubungan mereka tidaklah mudah. Zahra menghadapi dilema besar karena keluarganya sangat mengharapkan agar ia menikah dengan seseorang yang seiman, sementara Jhonatan adalah seorang yang tidak memiliki keyakinan agama yang sama. Meskipun cinta mereka semakin kuat, mereka berdua dihadapkan pada kenyataan bahwa perbedaan agama dapat memengaruhi masa depan mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jalan Pulang Menuju Halal ; Lee Heeseung
  • Sekali Lagi
  • Seamin Tak Seiman
  • Serius, Kita Cuma Temen Kost?
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Perempuan Milik Hanafi
  • Cinta Tak Dipinta [Terbit]
  • "Cinta Dibalik Perjodohan"

Sinopsis Hanna tumbuh di keluarga yang penuh kasih sayang. Keanggunannya memkiat banyak orang, tetapi jauh dari dalam hatinya, ada ketakutan yang selalu menghantuinya - takut dengan kedekatan lawan jenis. Sementara itu, Heeseung, seorang pemuda yang besar tanpa banyak perhatian orang tua karena kesibukan mereka, justru memilih jalannya sendiri. Demi mencari kedamaian, ia memutuskan untuk memperdalam ilmu agama di salah satu sekolah Islam terbaik di kota. Takdir mempertemukan keduanya di sebuah masjid. Awalnya hanya saling pandang dari kejauhan, namun perlahan benih perasaan mulai tumbuh di antara mereka. Keanggunan Hanna dan ketulusannya menarik perhatian Heeseung, sementara sikap rendah hati serta kebaikan hari Heeseung mengusik hati Hanna. Ketika perasaan mulai tumbuh, mereka dihadapkan pada kenyataan bahwa perjalanan menuju kebersamaan bukanlah hal yang mudah. Bagi Hanna, membuka diri terhadap perasaan baru adalah hal yang menakutkan, sedangkan Heeseung harus membuktikan keseriusannya dalam mencintai tanpa menyalahi keyakinan yang dipegang teguh. Dengan waktu yang singkat, hanya satu bulan, mereka harus meyakinkan diri sendiri dan juga keluarga bahwa perasaan ini layak diperjuangkan. Namun, mampukah mereka bertahan di tengan godaan, perbedaan, serta ketakutan yang membayangi hati masing-masing? Di antara segala ujian dan harapan, apakah akhirnya Hanna akan menemukan jalannya untuk pulang ke tempat yang benar-benar ia sebut sebagai rumah - sebuah tempat di mana cinta dan keimanan bertaut menjadi satu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines