Yang di balik layar

Yang di balik layar

  • WpView
    Membaca 63
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 29, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ospek mahasiswa baru bukan hal yang mudah bagi Mara, apalagi saat ia harus berurusan dengan El, seorang mahasiswa baru yang dingin dan sering membuatnya kesal. Di tengah kesibukan ospek, Mara menemukan ponsel lamanya. Awalnya, Mara ragu untuk membuka ponsel lamanya yang tersimpan di koper. Terlalu banyak kenangan dari masa SMP yang ingin ia lupakan-kenangan yang bisa saja membuatnya tenggelam dalam kesedihan. Tapi rasa penasaran mengalahkan rasa takutnya. Saat ponsel itu menyala, Mara menemukan jejak obrolan lama dengan seseorang bernama Vino. Nama yang sempat terlupakan, tetapi kini kembali hidup dalam ingatannya. Dalam dorongan nostalgia, ia memberanikan diri untuk kembali mengirim pesan. Tak disangka, Vino membalasnya. Di tengah kesibukan ospek yang melelahkan, interaksi Mara dengan Vino kembali tumbuh. Namun, ia tidak tahu bahwa kenyataan di kampus akan membawanya lebih dekat pada sesuatu yang tak pernah ia duga. Siapa sebenarnya Vino? Dan apa yang disembunyikan di balik layar percakapan mereka?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#200
chicklit
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Come Back to Me (Completed)
  • YES I DO "Bright and win"
  • LOVE for TIME
  • Penetrate Your Heart
  • Titik Nadir
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • Love Letters [END]

Siang itu cerah. Tak ada setitik awanpun disana. Pandangannya teralih, dan jatuh pada seorang pria yang baru datang dari parkiran. Tinggi, dan putih. Tipe idealnya. Tak lama, wajah kaku itu berhias senyum sinis. Matanya mengikuti kemanapun pria itu pergi. Sudah lama Zania memperhatikan pria di bawah sana. Namanya Vian mahasiswa jurusan musik. Awalnya dia pikir pria itu masuk dalam tipe idealnya. Tapi tidak! Pria itu tengil, menyebalkan dan sering menggunakan bahasa antah berantah yang Zania sendiri tak tau apa maksudnya. Satu lagi, pria itu tak punya otak. Kelakuannya yang sembrono dan tak pernah serius benar-benar membuat gadis itu ilfell. "Woy! Disini lagi? Jangan-jangan lo cucunya setan penunggu jembatan ini!" Suara seorang pria mengusik telinganya. Membuat gadis itu mau tak mau harus menengok. Vian. Seperti tebakannya. Tak ada orang lain yang lebih nggak jelas dari pria di hadapannya sekarang. Bukan spacenya untuk meladeni pria macam ini. Gadis itu berbalik, lalu beranjak pergi. "Woy! Gue ngomong sama lo kali! Bukan sama balkon" teriak pria itu menghentikan langkah Zania "Mending lo ngomong sama balkon aja. Mungkin dia lebih paham bahasa planet lo" ucap gadis itu tanpa menoleh. Hanya sebentar, lalu segera kembali berjalan. Vian hanya tersenyum masam. Terus memperhatikan punggung gadis itu yang mulai menghilang. * * * Tanpa di duga, sebuah hari tiba. Memutar balikkan persepsi gadis itu tentang seorang Vian. Gadis itu jatuh cinta terlalu dalam. Sampai saat masa lalunya kembali datang. Mengacaukan kisah cintanya yang sekarang.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan