Sunny Side Up

Sunny Side Up

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
Ada yang bilang, masa SMP adalah masa yang masih terlalu kecil untuk memulai hubungan romansa. Lantas, bagaimana dengan orang yang baru saja merasakan jatuh cinta? Kisah ini hanyalah sebuah rangkuman perjalanan penulis yang kagum, tertarik, suka dalam diam selama beberapa tahun, dan membiarkan perasaan itu akan mengalir dengan sendirinya. Debaran-debaran kecil saat berpapasan dengan orang yang disukai, mengambil bidang dan melakukan hal untuk menarik perhatiannya, dan perasaan yang tidak tersampaikan akan menghiasi kisah ini. Start: 29 Januari 2025 End: 29 Januari 2025
All Rights Reserved
#143
childhood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLARA
  • Bearly Attracted
  • Still The Same Person
  • Zayn dan Maya (THE END)
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • The Sky Before Secrets
  • Aʟᴡᴀʏs Lᴏᴠᴇ Yᴏᴜ (YᗴOᑎᗷIᑎ) ✓
  • Gadis Pendiam Itu... Menarik
  • 10 Love Lessons at School
CLARA

Prolog - Clara Ada nama yang masih kusebut diam-diam dalam doa. Bukan karena aku belum bisa melupakan, tapi karena aku belum benar-benar bisa mengikhlaskan. Namanya Clara. Dia bukan cinta pertama, tapi dia yang membuatku yakin untuk berhenti mencari. Dalam senyumnya, aku temukan pulang. Dalam genggamannya, aku percayakan masa depan. Tapi kadang, sekeras apapun kita ingin, semesta tetap punya cara sendiri untuk mengakhiri. Kami tidak berpisah karena berhenti mencinta. Kami hanya kalah oleh keadaan yang tak berpihak, oleh kenyataan yang lebih kejam dari rencana-rencana kecil kami. Lucu, ya? Cincin yang sempat kupilih dengan tangan gemetar itu, kini hanya jadi kenangan diam dalam laci. Ia tak pernah sampai ke jarimu, karena kita terlalu sibuk meyakinkan orang lain, hingga lupa menjaga apa yang sudah kita punya. Clara, kalau suatu hari kamu membaca ini, aku ingin kamu tahu aku tidak pernah menyalahkanmu. Dan meski kini jalan kita tak lagi sama, aku tetap mendoakanmu dengan cara paling sunyi, paling setia, dan paling patah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines