TERIMA KASIH,ARINA

TERIMA KASIH,ARINA

  • WpView
    Membaca 370
  • WpVote
    Vote 196
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 29, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
Aku mencintainya dengan cara yang tak bisa kuucapkan, memperjuangkannya dengan cara yang tak bisa ia lihat, dan melepaskannya dengan cara yang tak bisa ia mengerti. Aku pikir jika aku cukup berusaha, dia akan melihatku. Aku pikir jika aku tetap bertahan, dia akan mencintaiku. Tapi kenyataan berkata lain,dia memilih orang lain, dan aku harus belajar bagaimana caranya pergi tanpa merasa kehilangan. Hingga akhirnya, aku berdiri di pernikahannya, menyalaminya untuk terakhir kali, dan berkata dalam hati "Terima kasih, Arina"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#25
cintatakterbalas
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Narasi patah hati
  • Asmara Jingga (Tamat)
  • You are in my past and my future [END]
  • Mahligai Sunyi
  • TAK BERSAMBUT
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • 𝑴𝒆��𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖, 𝑳𝒖𝒌𝒂 𝑩𝒂𝒈𝒊𝒌𝒖✓

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan