KISAH DI MALAM RABU

KISAH DI MALAM RABU

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
WpInfo
Non-Fiction
kisah seorang perempuan dengan traumanya serta rasa kesepianya, hidupnya yang bahakan terombang ambing, tidak ada rumah bagi dia semua terasa kosong semua pembohong ,semua hanya memanfaatkan, semua hanya ingin keuntungan, semua hanya rasa sakit yang dia rasakan entah itu dari pasangan, teman dan bahakan keluarga sekalipun tidak ada tempat dia pulang tidak ada rumah untuk dia bercerita. Apa yang dia rasa tidak siapa pun yang bisa memahami setiap dia ingin bercerita semua bilang bahwa lukanya belum seberapa "Cinta" "hahahahahaha" "Namun dunia ini terlalu kejam untuk itu tuhan menciptakan cinta" "Tuhan menciptakan cinta tapi bukan untuk ku, aku salah aku tidak tau apapun ,aku bodoh, aku payah, aku tidak pantas untuk hal itu" Mungkin jika kalian berada di posisi salbia kalian akan paham betapa beratnya luka yang selalu salbia tutupi agar bisa meredam hal itu ,kemarahan yang salbia pendam agar tidak terjadi hal itu ,tangisan yang sengaja di redam agar dia tidak tampak lemah. Salbia tidak bisa apa apa semua ia sendiri semua hal dia dan tuhan yang hanya tau betapa kuatnya perempuan yang memiliki lesung pipi di sebelah kiri ini ------------------------------------------------------- Mungkin ini belum seberapa yaa kalo kalian merasa seru silahkan di baca , ini cerita kedua aku yang pertama udah lupa alur wkkw
All Rights Reserved
#231
bungsu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • R I N D U
  • Puing luka
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Full Of Scratches
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • She(r)
  • THE UNYIELDING  [END]

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines