KISAH DI MALAM RABU

KISAH DI MALAM RABU

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
kisah seorang perempuan dengan traumanya serta rasa kesepianya, hidupnya yang bahakan terombang ambing, tidak ada rumah bagi dia semua terasa kosong semua pembohong ,semua hanya memanfaatkan, semua hanya ingin keuntungan, semua hanya rasa sakit yang dia rasakan entah itu dari pasangan, teman dan bahakan keluarga sekalipun tidak ada tempat dia pulang tidak ada rumah untuk dia bercerita. Apa yang dia rasa tidak siapa pun yang bisa memahami setiap dia ingin bercerita semua bilang bahwa lukanya belum seberapa "Cinta" "hahahahahaha" "Namun dunia ini terlalu kejam untuk itu tuhan menciptakan cinta" "Tuhan menciptakan cinta tapi bukan untuk ku, aku salah aku tidak tau apapun ,aku bodoh, aku payah, aku tidak pantas untuk hal itu" Mungkin jika kalian berada di posisi salbia kalian akan paham betapa beratnya luka yang selalu salbia tutupi agar bisa meredam hal itu ,kemarahan yang salbia pendam agar tidak terjadi hal itu ,tangisan yang sengaja di redam agar dia tidak tampak lemah. Salbia tidak bisa apa apa semua ia sendiri semua hal dia dan tuhan yang hanya tau betapa kuatnya perempuan yang memiliki lesung pipi di sebelah kiri ini ------------------------------------------------------- Mungkin ini belum seberapa yaa kalo kalian merasa seru silahkan di baca , ini cerita kedua aku yang pertama udah lupa alur wkkw
All Rights Reserved
#682
bungsu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • ASAVELA KIARA
  • R I N D U
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Aku Yang Tak Dianggap
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines