Tidak semua orang merantau untuk mencari mimpi. Sebagian hanya ingin pergi... dari rumah yang tidak lagi terasa seperti pulang. Senja adalah salah satunya. Setelah bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang keluarga yang penuh tekanan dan pola pikir patriarki, ia memilih pergi dan membangun hidupnya sendiri di Jakarta. Dari nol, ia merangkai harapan melalui sebuah toko bunga kecil-tempat ia belajar bahwa hidup tidak selalu harus sekeras masa lalunya. Sampai ia bertemu Biru. Seorang laki-laki yang tidak meninggikan suara, tidak menuntut, dan tidak membuatnya merasa kecil. Namun, justru karena itu, Senja takut. Karena untuk pertama kalinya, ia merasa nyaman... dan tidak tahu apakah ia siap untuk kehilangan lagi. Di antara keinginan untuk menjauh dan dorongan untuk tetap tinggal, Senja harus memilih-bertahan dalam luka yang familiar, atau berani percaya bahwa tidak semua cinta akan menyakitkan.
Detail lengkap