Story cover for Call On Me by Plizels
Call On Me
  • WpView
    LECTURES 38
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 4
  • WpView
    LECTURES 38
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 4
En cours d'écriture, Publié initialement janv. 31, 2025
1 nouveau chapitre
Tak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Dementa, seorang mahasiswi semester tujuh yang tengah sibuk dengan drama perkuliahannya, Tiba-tiba memasuki cerita sahabatnya yang dia anggap cringe. 

Tapi, tunggu sebentar?! ini handphone? 

"Hallo..." lirih deme berharap ada balasan dari orang yang sedang di teleponnya. Oh ayolah, ini dunia dengan latar abad pertengahan, apakah handphone ini tetap bisa berfungsi meski beda zaman? 

"Deme SIALAN! KENAPA KAU BARU MENELPONKU, KEMANA SAJA KAU MENGHILANG, HAH?!" 

Sial! ini benar-benar tersambung! 

Dementa, si mahasiswa semester tujuh yang memasuki cerita sahabatnya itu, ternyata bisa menghubungi sahabatnya lewat handphone yang tidak sengaja terbawa ke zaman abad pertengahan dalam cerita.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Call On Me à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#423sahabat
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
GHAVARI , écrit par alghisty_
11 chapitres En cours d'écriture
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
Happy [ Sudah Terbit ], écrit par deynaraa
13 chapitres Terminé
PINDAH KE KARYAKARSA DENGAN JUDUL YANG SAMA DAN NAMA PENA YANG SAMA. DAN DI SANA DALAM PENTUK PDF ------ Sebuah kisah tentang perempuan cantik bernama Leysaa Kevia, biasa di panggil Kevia. Hidup bergelimang harta, tidak membuatnya merasakan rasanya di cintai. Tentang Kevia yang harus mengalami patah hati di setiap kisah percintaannya. Tentang Kevia yang harus menghadapi berbagai masalah yang silih berganti di hidupnya. Namun, bukan Kevia jika dirinya hanya diam saja dan pasrah, sebagai perempuan Kevia tidak sebodoh itu. Leysaa Kevia, semester dua Jurusan Management. ---- "Kamu dimana?" tanya Kevia "Aku lagi nongkrong sama teman-teman. Kenapa, honey?" tanyanya "Oh, teman-teman sampah mu?" sarkas Kevia "Mulai deh, ada apa sayang?" tanyanya lembut. "Mobil ku mogok, kesini dong. Lagian pasti gak jauh kan kamu nongkrongnya." pinta Kevia. "Udah cek indikator bensin?" "Udah, masih banyak." ucap Kevia santai. "Coba kamu cek air-" ucapnya terpotong. "Air? Air ap-" ucap Kevia menghentikan perkataannya, saat melihat mobil milik sang kekasih lewat berlawaan arah dengan posisi Kevia saat ini. Deg Kevia bisa melihat dengan jelas, Rezaq bersama dengan seorang perempuan yang Kevia kenal. "Sayang? Hallo? Honey?" ucap Rezaq "Have fun, ya, sama dia, zaq." ucap Kevia santai, lalu mematikan panggilannya secara sepihak ---- 18+ Cerita ini hanya cerita dari keisengan ku aja, isi cerita ini mungkin tidak menarik untuk kalian, hanya ada kekesalan serta emosi dan menyayat hati Tetapi ada sosok perempuan yang menyikapi masalah dengan sikap dewasanya. Berani plagiat? Siap-siap bakal kena karmanya. Highest rank : #1 youngadult (22 jun) #2 kecewa (02 jul) #1 broken (29 agst) #2 kampus #1 emosi start : 25 apr 22 end : 30 jul 22 Cover by, pintrst
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
HISTORIA cover
GHAVARI  cover
Menyimpan Rasa (END) cover
Strong Girl Michella (END)  cover
Dewandra cover
Jejak Waktu cover
Love Letters [END] cover
Happy [ Sudah Terbit ] cover
SELESAI (Say Goodbye) cover
Like A Star (Complete) cover

HISTORIA

4 chapitres Terminé Contenu pour adultes

Sejarah ada,bukan hanya untuk dikenang. Tapi juga untuk bernostalgia tentang suatu masa di dimensi lampau. Tapi bagaimana jadinya jika sejarah itu terus terulang dari masa ke masa? HISTORIA 'Sejarah bukan hanya tentang mengingat,tapi juga merasakan apa yang dimensi lampau perlakukan agar sama rata dengan manusia lalu.' *** "BI!!!Lo dipanggil ke Ruang Guru katanya!!" "Ck. Mampus kan gue." Bintang merutuki dirinya sendiri. Tidak elit sekali,masa dirinya sudah panggilan kesepuluh minggu ini. Padahal baru hari Rabu. "IYA!!BENTARR!!" Dia membalas teriakan Lana yang tadi menggelegar,kemudian segera berlalu keluar kelas. "Eh Bi.." Naza mencegat langkah laki-laki itu. "Kenapa dipanggil ke Ruang guru?" "Hm,biasalah za,enggak sengaja eye contact gue sama Guru bocil tadi." Bintang melepas tangan Naza. "Duluan ya,nanti gue ceritain." Memandang kepergian Bintang,Naza jadi kepikiran. Guru muda itu baperan sekali ya,