DEAR ZAKA

DEAR ZAKA

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 24, 2025
moch saifudin zakaria adalah putra tunggal dari ratu sarah dan raja sho mereka tinggal di sebuah kerajaan besar yang bernama kerajaan moch. kerajaan ini bernama kerajaan moch karena semua putra putri penerus nama depan nya adalah moch begitu juga dengan zaka. dari kecil zaka selalu di didik oleh ibu nya saja karena ayah nya berkerja di luar kerajaan, karena seorang wanita ratu tak bisa mendidik anak nya dengan baik sehingga saat zaka berusia 5 tahun zaka tak bisa memainkan pedang nya dan alat alat tajam lain nya.zaka sangat suka dengan seni sehingga dirinya hanya bisa bermain dengan dayang dayang nya dan tak bisa bermain dengan pangeran pangeran lain nya karena dirinya sangat takut
All Rights Reserved
#9
azra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Villainess Just Want to Die Peacefully [END]✔️
  • Gradaseba (penguasa Kegelapan)
  • Ashera ✔️
  • Cinta SMA Ku Cinta Pertama Dan Terakhirku
  • The Kingdom and Regret [TAMAT]
  • almost giving up?
  • A untuk Z (SELESAI)
  • PRINCESS ELARA [END]
  • Gadis Ku

[Rated R19+] Mohon kebijaksanaannya saat membaca novel ini. Sekedar untuk hiburan. Irania Mischa, seorang gadis berusia 25 tahun. Mati akibat bun*h diri setelah tak dapat menahan rasa sesak di dadanya. Selama hidup, statusnya yang merupakan anak tertua hanya seperti bayangan tanpa arti. Meski ia telah berusaha, meski ia merasa tubuhnya perlahan hancur, ia tak pernah mendapatkan kasih sayang dan perhatian yang ia dambakan sejak kecil. Akibat dari tindakannya, ia harus menebus dosa dan hidup sekali lagi dalam sebuah novel dengan judul Lady Asshila. Novel yang ia bakar setelah selesai membacanya. "KAU BISA MATI DENGAN DAMAI JIKA KAU BERHASIL MENYELESAIKAN ALUR NOVEL DENGAN BAIK." Sialnya, Irania tak tahu seperti apa yang dimaksud "baik" oleh suara misterius itu. Hidup segan mati tak mampu, itulah sosok Urania Meshica Shalvione. Putri pertama Marquess Shalvione yang dianggap tidak memiliki kelebihan lain selain kecantikannya. Padahal, seharusnya ia bisa menjadi seorang penerus, hanya saja orang-orang lebih baik menunggu adik laki-lakinya yang masih berusia 10 tahun untuk menjadi penerus. Putri tidak berguna yang memiliki ambisi besar, itulah Urania.

More details
WpActionLinkContent Guidelines