PETA TANPA DENAH

PETA TANPA DENAH

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 25, 2025
"Tanpa mu, aku kehilangan arah layaknya peta tanpa denah dan layaknya telaga tanpa air." ***** Bagaimana jika kesempatan kedua bukan untuk memperbaiki diri-melainkan untuk menyelamatkan orang lain dari akhir yang sama? Niscalla hidup kembali di waktu sebelum semuanya hancur. Sebelum Telaga memutuskan mengakhiri hidupnya. Sebelum kehilangan menjadi tak terelakkan. Di kehidupan keduanya ini, Niscalla membawa ingatan yang tak dimiliki siapa pun-terutama tentang luka yang nyaris tak terlihat di balik senyum laki-laki bernama Telaga. Ia kembali bukan untuk mencintai ulang, tapi untuk mencegah akhir yang sama. Namun semakin dekat dengan Telaga, semakin banyak rahasia yang terbuka, dan rasa bersalah yang menjerat. Sementara itu, Telaga terus dihantui mimpi yang tak ia mengerti. Tentang seseorang yang menangis di sisi makamnya. Tentang payung ungu. Tentang peta yang tak pernah punya denah. Bisakah Niscalla menyelamatkan Telaga kali ini, sebelum semuanya kembali terlambat? ❗BUKAN HASIL PLAGIAT MAUPUN UNTUK DI PLAGIAT❗
All Rights Reserved
#240
adacintadisma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)
  • I Am In Novel?!!
  • Etiology of Dissociation || Jayhoon
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Male lead Antagonist
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Murid Sialan

Sinopsis Shen Zhenzhu bertransmigrasi ke tahun 90-an dan menjadi anggota kepolisian. Sebagai seorang polisi lingkungan, pekerjaan sehari-harinya adalah berbaur dengan kakek dan nenek di pelosok jalanan. Hidupnya tenang, lokasi kerjanya dekat dari rumah, dan setiap hari ia merasa sangat nyaman. Hingga suatu saat, secara "kebetulan" dalam proses patroli, ia menemukan senjata yang digunakan untuk kejahatan dan mengungkap kebenaran dari "Kasus Dua Mayat di Kolam Ikan" yang sempat meresahkan warga. Ia juga berhasil memecahkan "Kasus Ketukan Jendela Tangan Terputus" melalui tetesan darah kecil di tengah masa mencekam saat seluruh guru dan siswa di kota diliburkan. Ia bahkan menangkap pelaku di tengah jalan dan melakukan tindakan tegas yang melumpuhkan lawan. Semua orang mengatakan bahwa ia hanya beruntung, namun hanya ia yang tahu bahwa dirinya bisa "melihat" tempat kejadian perkara! Setelah mendapatkan promosi luar biasa untuk masuk ke Tim Reserse Kriminal di Kepolisian Kota, semua orang meragukannya. Siapa sangka, setelah masuk ke Tim Reserse Kriminal, Shen Zhenzhu seolah mendapatkan kekuatan tambahan. Berbagai kasus besar seperti Kasus Budak di Ruang Bawah Tanah, Kasus Prostitusi Anak di Kedai Kedai Hotpot, Kasus Mayat Pria dalam Semen di Kandang Anjing, hingga Kasus Mutilasi Psikopat berhasil ia pecahkan satu demi satu dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya. Meski berada di ambang bahaya dan menghadapi situasi hidup-mati, ia tidak pernah mundur sedikit pun. Ia berturut-turut menerima penghargaan dari Kementerian Keamanan Publik serta Departemen Provinsi, hingga menjadi legenda di dunia kepolisian yang dikenal luas oleh masyarakat. Kabar mengenai keberhasilannya dalam memecahkan kasus menyebar ke seluruh penjuru negeri. Di era ketika para bintang besar memenuhi jalanan, ia muncul secara tak terduga dengan prestasi gemilang, menjadi idola yang dipuja seluruh rakyat pada akhir abad ke-20 sebagai sang pengakhir kejahatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines