Cinta yang tak pernah utuh

Cinta yang tak pernah utuh

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2025
Bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tak pernah benar-benar menggenggammu dengan utuh? Alya tahu bahwa tidak semua cinta diciptakan untuk saling memiliki. Namun, hatinya tetap bertahan di tempat yang sama-pada dia yang hanya datang ketika sepi, yang selalu membuatnya berharap tapi tak pernah benar-benar memilihnya. Di antara hujan, kopi pahit, dan percakapan larut malam bersama Fara, Alya mencoba memahami: apakah cinta memang selalu harus diperjuangkan, atau ada saatnya seseorang harus berhenti sebelum terlalu hancur? Ini bukan kisah cinta yang sempurna. Ini tentang retakan yang terus ada, tentang harapan yang enggan padam, dan tentang perasaan yang tak pernah bisa utuh. *Selamat membaca...
All Rights Reserved
#107
akudandia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Traces in the Light
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Tertulis Dalam Doa
  • Bangkit Dan Percaya (END)
  • The Blooming Lady [completed]
  • If It's You
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Waiting Without A Promise

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines