Satu Bulan, Seribu Rasa

Satu Bulan, Seribu Rasa

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 3, 2025
Bagi Rana, ikut kegiatan volunteer adalah caranya melarikan diri dari rutinitas kota yang membosankan. Setiap perjalanan ke desa-desa terpencil selalu memberinya pengalaman baru-tentang kehidupan, tentang kepedulian, dan kali ini... tentang perasaan yang tidak pernah ia duga. Di tengah kesibukannya sebagai pekerja di bidang Kesehatan Masyarakat, Rana memutuskan untuk bergabung dalam program volunteer selama satu bulan di sebuah desa terpencil. Di sanalah ia bertemu dengan Arkan, seorang dokter yang awalnya terlihat terlalu serius dan tidak banyak bicara. Mereka punya cara kerja yang berbeda-Rana dengan pendekatan hangatnya ke masyarakat, sementara Arkan lebih fokus pada prosedur medis. Namun, seiring berjalannya waktu, perbedaan itu justru mendekatkan mereka. Dari lembur bersama di posko kesehatan, berbagi makanan di tengah kesibukan, hingga diskusi panjang tentang hidup saat malam semakin larut. Satu bulan terasa singkat, tapi meninggalkan terlalu banyak rasa. Ketika volunteer berakhir, mereka kembali ke kota dan dihadapkan pada kenyataan: apakah perasaan yang tumbuh di desa hanya sekadar euforia sesaat, atau ada sesuatu yang lebih besar yang layak diperjuangkan? Di antara kesibukan, jarak, dan ketakutan untuk melangkah lebih jauh, Rana dan Arkan harus menemukan jawabannya-apakah satu bulan bisa berarti selamanya?
All Rights Reserved
#631
dokter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Therapy (Selesai)
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • JANUARRESSYA
  • Jurnal Dokter Muda
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • [END] When the Stars are Tired

Batara Sakti Prayudha sudah memutuskan kalau tidak akan pernah ada yang namanya cinta di dalam hidupnya. Pengalaman buruk di masa lalu membuatnya tidak menginginkan cinta hadir di hatinya. Karena itu dia bersikap dingin pada setiap makhluk berjenis kelamin perempuan, kecuali anak-anak. Sakti menyukai anak-anak. Karena itulah dia memutuskan untuk menjadi dokter anak agar tidak merindukan hadirnya anak di dalam hidupnya. Vici Aristika Utomo pernah merasakan sakitnya cinta pertama yang membuatnya pergi meninggalkan kota kelahiran tempat dia dan keluarganya tinggal. Dia bahkan dikhianati oleh sahabat baiknya sendiri. Rasa sakit itu terus membayanginya. Hingga kini Vici belum kembali jatuh cinta dan dia juga menjadi takut untuk memiliki sahabat. Dan semua masa lalu itu kembali hadir saat dia berusaha menyembuhkan semua sakit yang pernah dia rasa. Apa yang akan terjadi saat dua manusia yang memilik trauma akan cinta bertemu? Apakah benih cinta yang hadir di antara keduanya dapat menyembuhkan kedua hati yang pernah terluka? Ataukah pengalaman buruk mereka di masa lalu masih terus membayangi sehingga menghalangi mereka untuk melangkah maju?

More details
WpActionLinkContent Guidelines