Katanya, jadi anak sulung itu enak, ya?
Bisa melakukan banyak hal tanpa banyak larangan, tidak seperti anak bungsu.
Tapi, tahukah kamu betapa berat rasanya memikul tanggung jawab sebagai yang tertua?
Katanya, jadi anak tengah itu enak, ya?
Namun, pernahkah kamu tahu bagaimana rasanya harus lebih maju dari kakak, sekaligus menjadi teladan bagi adik?
Selalu dituntut untuk mengalah, bahkan kadang keberadaannya seolah tak dianggap?
Katanya, jadi anak bungsu itu enak, ya?
Selalu dikelilingi kasih sayang, dimanjakan dengan perhatian, dan tak pernah kekurangan belaian hangat keluarga.
Tapi, benarkah semuanya semanis itu?
Gumi selalu dipaksa untuk mengalah pada adik, dan mengerti keadaan kakak.
Pada suatu malam, Gumi yang biasanya mau mengalah pada adik dengan mudah, tiba-tiba tidak mau berbagi sampai adiknya menangis dan membuat Mama marah. Tidak hanya Mama, Papa juga marah akan sikap Gumi.
Setelah mendapatkan hukuman dari Papa, Gumi jatuh terlelap karena sudah lelah menangis. Namun apa yang dia dapatkan ketika terbangun? Gumi bertransmigrasi ke tubuhnya satu tahun yang lalu.
Gumi bertekad untuk tidak mengemis perhatian dari kedua orang tuanya. Gumi akan berusaha menjadi anak yang mandiri dan memutuskan untuk menghindari kedua orang tuanya.