AGRA
  • WpView
    GELESEN 336
  • WpVote
    Stimmen 154
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Feb. 14, 2025
Di balik dinding rumah tua yang sunyi, dua bersaudara hidup dalam lingkaran kekerasan yang tak pernah berakhir. agra, bocah berusia tujuh tahun, tumbuh dengan luka-luka yang tak hanya menghiasi tubuhnya, tetapi juga menggores hatinya. setiap hari dia harus menerima pukulan dari lintang, kakaknya sendiri, yang melampiaskan rasa sakitnya setelah dihancurkan oleh sang ayah. lintang bukan hanya seorang pelaku, tetapi juga korban. ayah mereka, seorang pria yang tenggelam dalam penyakit mental tak pernah ragu menghujani lintang pukulan hingga tubuhnya penuh darah. lintang yang telah kehilangan harapan, yang tak tau cara melawan akhirnya hanya bisa menyalurkan detailnya pada sosok yang lebih lemah, agra. tapi sampai kapan agra bisa bertahan? dan sampai kapan lintang sanggup menanggung semuanya? sebuah kisah kelam tentang saudara yang terikat oleh darah, luka, dan penderitaan. di dalam rumah itu, luka-luka mereka terus berulang.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • Reyhan
  • GARIS LINTANG
  • Waiting Room [TERBIT]
  • BERBEDA (awal yang diam)
  • Askara Leonard (Re-Upload) [END]
  • DANISWARA
  • Cinta Masa Lalu Tuan Muda
  • senyuman palsu -Tamat-

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien