Di Dalam Rumah Kaca

Di Dalam Rumah Kaca

  • WpView
    LECTURAS 190
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 13, 2025
Bai Lu berdiri di depan jendela di lantai dua, memandangi api unggun di lantai bawah. Dia memegang sehelai daun tanaman langka di tangannya, membelainya dengan lembut, dan berbisik pada dirinya sendiri: "Katakan padaku, apakah dia orang yang selama ini kita tunggu?"
Todos los derechos reservados
#39
aoruipeng
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • change
  • [1]The Deep Palace : Locks the Phoenix's Sin / Suo Huang Nie (深宫锁凰孽)
  • (END) UNFORESEEN LOVE (FEIYUNXI)
  • [✓] if i could see you again; Markhyuck
  • [END] Extreme obsession [criminal investigation]
  • Hujan dalam Pandanganku
  • Dont leave me [Tartali/chilli]
  • Siluman ular itu mengubah hidupku
  • LANGIT DI BALIK JENDELA
change

Saat ini lan wangji dan wei wuxian berada ditengah mayat para kultivator dengan luka pedang yang sudah menembus dada, mereka yang awalnya berniat untuk melindungi satu sama lain yang sialnya pedang itu malah menembus jantung merka secara bersamaan, darah mengalir disetiap tubuh mereka karena luka, tak perlu dipikirkan lagi siapa yang menyerang, mereka sudah tak peduli dan pasrah toh setidaknya mereka dapat bersama sampai akhir pikir mereka pada awalnya hingga dikeheningan yang dingin itu langit malam terbelah memancarkan cahaya terang terpancar disana dan suara merdu dan anggun namun tegas terdengar menyapa "wei wuxian dan hangguang jun senang bertemu dengan kalian walau dalam kondisi yang tak dapat dikatakan baik" ucap suara itu menyapa dalam sinar awan "si,siapa kau?!!" tanya wei wuxian dalam pelukan lan wangji bagaimana jadinya bila akhirnya wei wuxian mendapatkan balasan dari kultivasi iblisnya? jika dia harus terus berkeliaran sebagai roh selama beribu ribu tahun untuk menebus jalurnya yang menyimpang

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido