Pelangi dan Senja [End]

Pelangi dan Senja [End]

  • WpView
    Reads 1,032
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 25, 2025
Series Langit-1 Menolak keras benci jadi cinta! Dari kecil Nimas Shaletta Yoon dan Apollo Arkana Jonata selalu bertengkar layaknya anjing dan kucing yang saling membenci. Apesnya setiap hari mereka selalu bertemu apalagi tetangga rumah. Sebuah hidup rasanya tidak ramai jika tidak diawali dengan pertengkaran. Kata-kata itu yang menggambarkan mereka. Nimas itu, suka pelangi. Kana suka senja. Nimas suka pedas. Kana nggak. Nimas nggak suka kacang. Kana suka. Mereka berdua memiliki perbedaan yang saling bertolak belakang. Namun, ada satu hal yang mereka sukai yaitu, lari. Keduanya suka lari apalagi lari dari kenyataan. "Kana, seharusnya lo suka pelangi." "Kenapa? Bukannya pelangi itu jarang muncul? Apalagi datang sesaat, lalu menghilang. Buat apa menikmati keindahannya jika hanya sesaat?" "Terus kenapa lo suka Senja?" Bagaimana cara keduanya untuk selalu mengingat menolak keras benci jadi cinta? Disaat benih-benih cinta datang kedekatan Kana bersama dengan Luna-adiknya membuat Nimas harus memilih memperjuangkan atau merelakan? Selamat menyalami kisah Ikan Mas bersama Kue Apollo. *** Mulai: 12 April 2025 Selesai: 19 Mei 2025 Cover by Pinterest
All Rights Reserved
#20
ohyeju
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Rasa Tanpa Suara
  • KATRESNAN [END]✔
  • CINTADIMAS
  • It's About Awe[TAMAT]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Kita Pernah Berhenti (Completed)
  • Hate to Love
  • KITA Musuh!! Titik. (Brylian Aldama) COMPELED
  • Destiny Changing Action

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines