Bara Dan Cahaya

Bara Dan Cahaya

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 3, 2025
"Kalau dunia nggak adil sama kita, kita yang harus berdiri buat diri sendiri." - Bara "Tapi kita nggak sendiri, ada kita bertiga." - Cahaya "Jangan pergi, ya?" - Naira --- Bara itu api. Cepat marah, gampang meledak, dan selalu siap melawan siapa pun yang menyakiti keluarganya. Cahaya itu tenang. Selalu berpikir sebelum bertindak, jadi penengah di antara Bara dan dunia yang nggak selalu ramah. Sejak ayah mereka meninggal dan ibu mereka menikah lagi, cuma satu hal yang mereka tahu pasti: Naira harus tetap bahagia. Tapi gimana kalau hidup nggak kasih mereka pilihan? Kalau sesuatu yang lebih besar dari sekadar amarah dan ketenangan datang menghancurkan segalanya? "Aku bisa kehilangan apa pun... asal bukan kalian."
All Rights Reserved
#3
ceritaemosional
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Hurry Hutt  Frei Wolfsmadchen
  • Bumi ; The Hurt
  • Maaf' (Revisi)
  • My Bromance [18+] End
  • ALONE
  • A Letter to My Sister

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines