Takdir dua Nama

Takdir dua Nama

  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 11, 2025
Aminah memendam perasaan yang tak berani ia ungkapkan. Baginya, mengagumi dari kejauhan sudah cukup-atau setidaknya itulah yang selalu ia yakini. Namun, takdir ternyata punya rencana lain. Saat sebuah keputusan keluarga mendadak mengubah jalan hidupnya, Aminah dihadapkan pada sesuatu yang tak pernah ia duga. Apakah ini kebetulan? Atau sejak awal, perasaan yang ia kira hanya miliknya seorang bukanlah rahasia yang ia simpan sendirian?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If It's You
  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Cinta Beda Kasta
  • Cinta Yang Habis
  • Doa yang Tergantikan
  • Tertulis Dalam Doa
  • Time Loop
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Rani _ Takdir kehidupan

Tak semua cinta harus dimiliki. Tak semua harap harus terpenuhi. Dan tak semua luka harus hilang untuk bisa bahagia. Nadhira mencintai Izzan dalam diam, sejak masa putih abu-abu. Cinta yang tumbuh tanpa suara, namun berdetak dalam tiap helaan napasnya. Hingga waktu dan takdir membawanya pada kenyataan: Izzan menikah, bukan dengannya. Dunia Nadhira runtuh, namun ia memilih untuk tetap berdiri. Perjalanan panjang menuju penerimaan, membuat Nadhira belajar bahwa ikhlas bukan berarti tak pernah menangis. Tapi tentang berdamai dengan diri sendiri, tentang menata hati meski tak ada pelukan yang menenangkan. Ia mulai menulis, mengajar, dan membangun ruang aman bagi banyak jiwa muda-sembari pelan-pelan menyembuhkan dirinya. Ini adalah kisah tentang cinta yang tidak berakhir dengan "memiliki", tapi dengan "menerima". Tentang seorang perempuan yang tak lagi menunggu bahagia dari seseorang, tapi menciptakan bahagianya sendiri bersama Allah. Dan ketika ia benar-benar siap, cinta akan datang bukan sebagai pelengkap, tapi sebagai anugerah. Sebuah novel yang hangat, dalam, dan penuh perenungan untuk siapa saja yang pernah mencintai diam-diam-dan sedang belajar merelakan dengan tenang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines