Terimakasih, Ayah

Terimakasih, Ayah

  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2025
Namaku Lily. Sejak kecil, Ayah selalu mengajariku dengan cara yang lembut dan penuh kasih. Ia rela mengorbankan banyak hal, bahkan hal kecil yang ia sukai-seperti kepala ikan hasil pancingannya, yang selalu ia berikan padaku. Ayah mengorbankan waktu dan tenaganya demi kebahagiaanku. Namun, seiring waktu, aku merasa kasih sayangnya berubah. Kata-katanya kini lebih tajam, tidak kasar, tetapi menusuk hatiku. Dulu, Ayah membentukku menjadi seseorang yang lembut dan penuh perasaan, tetapi kini ia menuntutku menjadi yang terbaik. Ayah, tahukah engkau? Aku selalu berusaha. Aku ingin membuatmu bangga, tapi bagaimana jika menjadi yang terbaik bukan jalanku? Bagaimana jika Tuhan menakdirkanku untuk berjalan di jalur yang berbeda? Apakah Ayah akan tetap mencintaiku seperti dulu? Tapi percayalah ayah, suatu saat nanti, aku akan punya jalanku sendiri untuk membuatmu bangga Aku sayang ayah
All Rights Reserved
#1
happysadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Delayed happiness
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Perjalanan Cintaku...
  • READER VS TUJUH BOBOIBOY
  • RANNA
  • 𝐃𝐈���𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Cause We are Family
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)

Di dunia ini mungkin tidak semua orang memiliki kebahagiaan nyata. Bisa jadi kebahagiaan itu adalah bayangan ataupun halusinasi. Buat apa bahagia? Jika pada akhirnya menjumpai yang namanya kekecewaan. Apa salahnya bahagia? Memang Iyah, bahagia adalah senjata keharmonisan hidup. Maka dari itu, semua orang selalu berpencar mencari kebahagiaan. Lain dengan diriku Kebahagiaan itu datang dari sendirinya . Tanpaku cari dia datang dan menghiburku, mensuport ku. Tetapi lama kelamaan kebahagiaan yang asal mulanya datang sendiri itu Pergi, dan melenyapkan hatiku. Berkeping keping kata sabar, tidak bisa ku kendalikan . Kenapa hidupku selalu merasakan kegagalan dalam meraih kebahagiaan? Hahaha, Mungin Tuhan yang telah merencanakan takdir ini. Suatu saat nanti, pasti Tuhan menggantikan rasa sakit itu semua dengan yang berlipat lipat KEBAHAGIAAN. Selalu gagal dalam meraih kebahagiaan, bukan berarti itu pembawa sial. Melainkan Kebahagiaan yang tertunda. Jika aku bisa bahagia maka aku juga harus siap menerima kekecewaan. -Delayed Happiness Kisah Naira Queenva frisyila. 26 September 2019 - ...........

More details
WpActionLinkContent Guidelines