Terimakasih, Ayah

Terimakasih, Ayah

  • WpView
    Leituras 124
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 9
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, fev 12, 2025
WpInfo
Não Ficção
Namaku Lily. Sejak kecil, Ayah selalu mengajariku dengan cara yang lembut dan penuh kasih. Ia rela mengorbankan banyak hal, bahkan hal kecil yang ia sukai-seperti kepala ikan hasil pancingannya, yang selalu ia berikan padaku. Ayah mengorbankan waktu dan tenaganya demi kebahagiaanku. Namun, seiring waktu, aku merasa kasih sayangnya berubah. Kata-katanya kini lebih tajam, tidak kasar, tetapi menusuk hatiku. Dulu, Ayah membentukku menjadi seseorang yang lembut dan penuh perasaan, tetapi kini ia menuntutku menjadi yang terbaik. Ayah, tahukah engkau? Aku selalu berusaha. Aku ingin membuatmu bangga, tapi bagaimana jika menjadi yang terbaik bukan jalanku? Bagaimana jika Tuhan menakdirkanku untuk berjalan di jalur yang berbeda? Apakah Ayah akan tetap mencintaiku seperti dulu? Tapi percayalah ayah, suatu saat nanti, aku akan punya jalanku sendiri untuk membuatmu bangga Aku sayang ayah
Todos os Direitos Reservados
#3
happysadending
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • RANNA
  • My Diary
  • Perjalanan Cintaku...
  • READER VS TUJUH BOBOIBOY
  • Cause We are Family
  • Air Mata Cinta
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • Maudya (Mencari Cinta & Kebahagiaan)
  • TIME will TELL {On Going}
RANNA

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo