Luka Aksara

Luka Aksara

  • WpView
    OKUNANLAR 1,275
  • WpVote
    Oylar 40
  • WpPart
    Bölümler 20
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Oca 25, 2026
Assalamu'alaikum semuanya. Apa kabar? Semoga kalian sehat selalu yah Yup, ini adalah cerita pertama yang aku tulis. Jadi, semoga berkenan di kalian semua Oh ya, sebelum membaca jangan lupa buat follow, komen, vote dan add cerita ini ke library kalian ya Enjoy and happy reading🤍 12 Februari 2007 Tepat pukul 00.00, pria kecil 10 tahun menyaksikan pamannya dibantai orang-orang biadap tak bertanggungjawab yang berusaha merampas harta yang pamannya miliki saat itu. Sayup-sayup terdengar olehnya teriakan meminta tolong keluar dari mulut pamannya yang kini meringkuk di tanah menahan rasa sakit yang diberikan oleh segerombolan pria itu untuknya Doorrr! Terdengar suara seperti ledakan yang membuat Aksara, membenamkan tubuhnya di kursi penumpang mobil. Tubuhnya gemetar, dadanya sesak, airmata mengalir deras di pipi mungilnya. Sontak ia keluar dari mobil yang di tumpanginya menghampiri paman tercinta di ujung jalan. Cairan merah pekat mengalir deras dari dada sebelah kiri pamannya. Aksara pun menangis tersedu, memeluk erat badan besar paman yang melindunginya tadi, tak peduli seluruh tubuhnya berlumur darah "Om Adiii, om Adi bangun, jangan tinggalin Aksara, Aksara takut disini sendirian" panggilnya sambil terus menangis, berharap pamannya terbangun dari tidur lelapnya. Tapi nihil, pamannya kini telah pergi jauh meninggalkan rasa sesal dan luka pedih di hatinya.
Tüm hakları saklıdır
#270
ronyparulian
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • ADYRA
  • penyesalan kirana
  • Beautiful Little Maid
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • OUR PROMISE.
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • KING & QUEEN OF SCANDAL
  • Meraih Restu Kakak [TAMAT] #WRITONwithCWBP
ADYRA

"Gue tau,lo pasti mikir gue sakit hati apa ngak sama ledekan lo tadi pagi disekolah. Udah deh ngak usah pake ngeles segala." Jelas Azka panjang lebar,Dyra berpikir apa Azka bisa membaca pikiran orang?. "Pede bego." Ceplos Dyra. Maudy yang melihat percekcokan antara dua insan didepannya pun berdehem. Dyra dan Azka melihat kearah Maudy. "Lo berdua kalo mau pacaran bilang dong,jangan buat gue nunggu. Tau gini gue balik luan." Maudy pura - pura merajuk. "Hah,pacaran? Are you okay?." Tampak wajah Dyra terkejut. "Iya jadi ini baru jadian. Lo tau kan kalo temen lo ini gampang merajuk,dan sok jual mahal." Azka mengatakan seperti otang polos yang tanpa dosa sedikitpun. Dyra ingin protes dengan perkataan Azka barusan,namun mulutnya langsung dibekap oleh Azka. Maudy tampak mengerutkan dahinya." Kenapa lo ngak bikang gue Ra?." "Dia malu,makanya dia nyuruh gue yang bilang." Sembur Azka. Dyra sudah geram melihat tingkah Azka,mulutnya memang masih dibekap dengan tangan Azka,namun pikirannya tidak. Dyra memiliki ide. Dia langsung menginjak kaki Azka,sehingga Azka meringis dan melepaskan bekapannya dimulut Dyra. Story @ZikraSalsabila😊😍.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi