Your Awaited Letter

Your Awaited Letter

  • WpView
    Reads 803
  • WpVote
    Votes 247
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 2, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
NCT
Kami kehilangan arah, sama seperti remaja pada umumnya. Akan tetapi, tidak ada yang berkata kepada kami bahwa ini sungguh menyakitkan. Luka, air mata, dan sebuah surat. Sebuah tulisan di dalam surat yang menusuk tajam jantungku, aku menyadari bahwa hidupku kian menjadi sia-sia. Satu hal yang kuingat: seseorang bisa saja berada dekat denganmu, namun ia bisa menyakitimu, kapan saja. Itu terjadi padaku, padanya. Ia menyayat dendam dalam jantungnya dan membiarkannya mengalir dalam darahnya. Aku begitu naif dan bodoh, semuanya palsu. Aku dan kamu menderita, kamu tahu betul akan hal itu. "Aku yang bodoh, seharusnya aku mengasihanimu, bukan diriku." Oh Haewon | Kim Doyoung Your Awaited Letter Written by LINKERBELLE Peringatan: Tokoh, latar, dan kejadian di cerita ini merupakan fiksi. Kesamaan ataupun kemiripan hal tersebut dengan yang lainnya adalah ketidaksengajaan. Mohon diperhatikan bahwa apapun yang terjadi di cerita ini tidak benar-benar berkaitan dengan realita.
All Rights Reserved
#23
ohhaewon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]
  • I'll Show You 2
  • Mysterious Friendship (KYUHARU/HARUKYU)
  • Stuck With You
  • TRUE LOVE WILL BORN AGAIN ✔
  • THE SECRET OF SAGARA :: forsyice [✔]
  • My Brother-Treasure 13✓
  • Destroy Me
  • BAD TEACHER | LEE HEESEUNG[✓]

(END) Anna hanya ingin menjalani hari-harinya dengan tenang, kuliah, pulang, menghindari interaksi yang tak penting, dan menikmati waktunya dalam damai. Tapi semua rencana itu hancur sejak ia tahu siapa yang tinggal di rumah sebelah. Lee Heeseung, seniornya di kampus, adalah segalanya yang tidak ia suka. Berantakan, urakan, terlalu santai, dan suka bercanda di saat yang tidak tepat. Apalagi, pria itu tak segan menggunakan status "senior" untuk menggoda dan mengganggunya kapan saja. Namun semakin Anna mencoba menjauh, semakin Heeseung tertarik. Dari sekadar godaan iseng, hingga keberanian mengungkapkan perasaannya secara terang-terangan, Heeseung terus mendekat, dengan caranya yang kacau namun tulus. Bagi Anna, Heeseung adalah kebisingan yang tak diundang. Tapi, bagaimana jika lambat laun... suara itu menjadi satu-satunya yang membuat hatinya berdebar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines