
Aku hanya merasa aman di dekatnya. Di usia 16 tahun itu, dia memberiku banyak perhatian yang tidak aku dapatkan dari siapapun. Dan aku, mempercayai orang yang benar. Hati yang tidak tenang, pikiran yang ingin meledak, ingatan yang mulai memudar, hati yang rusak, rasa yang telah hilang, isakan yang tercekat di tenggorokan, menciptakan rasa sakit yang tidak pernah sudah. Semuanya mengepul di kepala. Lalu turun menjadi air mata, kamu tau? Satu satunya hal yang kubutuhkan sejak dulu, adalah kewarasan diri. Karena aku baru sadar, bahwa siapapun bisa kehilangan kewarasan tanpa mereka sadari, contohnya kehilangan diri sendiri.All Rights Reserved
1 part