Tiga tahun yang lalu, ia hampir mati di tangannya. Sebuah permainan kejam yang seharusnya berakhir dengan kematiannya sendiri-namun takdir punya rencana lain. Sekarang, ia telah merawatnya selama tiga tahun. Bukan karena belas kasihan, bukan karena cinta, tetapi karena rasa takut yang tak pernah surut. Setiap hari ia berdoa agar pria itu tetap terlelap dalam tidurnya yang panjang, agar monster itu tidak pernah bangun kembali. Tapi suatu pagi, mata pria itu terbuka. Pandangannya kosong, penuh kebingungan. Dan kata pertama yang keluar dari bibirnya adalah, "Sayang... Apa yang terjadi padaku?" Dunia wanita itu runtuh seketika. ---- Cerita sudah Tamat
More details