Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
TRIO
  • WpView
    Membaca 89
  • WpVote
    Vote 31
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 8, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA, DERSA.] Sudah hampir 2 tahun lamanya Fillia, Mayra dan Layla berbagi suka dan duka bersama. Mereka belajar tentang membangun hubungan, dan rasa saling percaya. Namun, saat masa SMA. Layla dan Fillia mengetahui sebuah kejadian masa lalu Mayra, ternyata gadis itu juga berniat membalas dendam, membuat hubungan ketiganya merenggang. Apakah mereka bisa mempertahankan persahabatan mereka? Apakah Mayra akan benar-benar membalas dendam? "Kita seperti udara, langit dan awan. Berdampingan." ==== by @askyfii
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#633
pengkhianatan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Adi, Una dan Arya (Komplotan Pejuang Nilai)
  • Naura & Lukanya
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • Pluviophile (New Version)
  • SONG FOR LOVE
  • Pak Dokter & Buk Tani
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • Kalau Aku Bukan Lagi Temanmu, Siapa Aku?

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan