Demam Panggung dan Puisi lainnya

Demam Panggung dan Puisi lainnya

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 9, 2025
aku berkeringat dingin, gugup di atas ribuan topeng yang memburu diksi demi diksi aku rangkai, ragu-ragu agar pisau tak tertancap di hulu hati dunia sepertinya tidak baik-baik saja pesan bapak pun sama katanya tawa-tawa kebijakan itu semu dan berbau seperti dusta, akhir lima tahun Pesta telah usai. Namun, kenapa derita tetap menerpa Negeri ini lima tahun kedepan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT MAJAPAHIT
  • BERANDA GIRINDRA
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • Aksara Tak Bertuan
  • Pesta Kecil
  • Prambanan Obsession (END)
  • MEMBAKAR SASTRA INDONESIA
  • Diam
  • KITA
  • Goresan Pena

❝Sudah lama tidak bertemu, apa kabarmu, Adinda?❞ Terbangun di antah berantah dengan luka di sekujur tubuh membuat seorang gadis kebingungan, seingatnya ia berada di rumah sang Eyang, membereskan gudang bersama sepupunya, menemukan buku model lama dengan debu yang menumpuk membuat Sedah ikut tertarik masuk ketika membuka dari lembaran buku misterius. Rank 1: #majapahit [03/05/2024] Rank 1: #arkeologi [03/05/2024] Noted: cerita hanya fiksi belaka. ©Coretanawang | ꦤꦺꦴꦮꦺꦱꦤ꧀ꦠꦫ2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines