LINTASAN ASA [ON GOING]

LINTASAN ASA [ON GOING]

  • WpView
    Reads 2,551
  • WpVote
    Votes 686
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 28, 2025
───ཹπŸ₯€ έ‡-݈ "Terima kasih Asa... terima kasih karena pernah ada, meski dunia tak pernah berpihak padamu. Terima kasih karena tetap tersenyum, meski hidup hanya memberimu luka. Terima kasih... karena meski dihancurkan berkali-kali, kamu tetap memilih untuk bertahan-untuk mencintai, meski tak pernah benar-benar dicintai" Asa Dewangga Wiratama adalah nama yang seharusnya berarti harapan, namun hidup menjadikannya sekadar bayang-bayang yang berjalan tanpa suara. Ia tak diajarkan memilih, hanya menuruti-dipahat menjadi kesempurnaan yang bukan miliknya, di bawah tatapan seorang ayah yang lebih menyerupai takdir daripada pelindung. Di antara keheningan yang membelenggunya, ada Ren-gadis penyakitan yang hadir bagai angin sepoi di musim kemarau, membawa kehangatan yang tak pernah Asa sadari ia rindukan. Namun, dunia tak pernah adil bagi mereka. Seperti senja yang tak pernah benar-benar memiliki malam, pertemuan mereka hanya sebatas indah sebelum akhirnya redup. Lantas, sampai kapan Asa harus bertahan dalam bayang-bayang? Atau mungkin... ia memang ditakdirkan untuk lenyap tanpa pernah benar-benar merasakan seperti apa dicintai? β–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒβ–ƒ ΰ­¨πŸ•°οΈΰ­§ β€’ start idea : 20 September 2020 β€’ start writing : 25 Januari 2024 β€’ finished writing : - β€’ update bab : 2 Hari Sekali ⚠️ Novel ini adalah karya asli saya, hasil dari imajinasi dan usaha pribadi. Dilarang untuk meniru, menjiplak, atau mengambil inspirasi tanpa izin resmi melalui surat perjanjian atau ijin apapun tanpa sepengetahuan saya. Semua hak cipta dilindungi undang-undang yang tegas dan berlakuπŸ“Œ ⚠️ 17+ ⚠️ Berisi kata umpatan dan kekerasan ⚠️ Banyak adegan yang berbahaya ⚠️ Kebijakan pembaca diperhatikan ⚠️ Bukan area bocah-bocah dibawah usia ketentuan ⚠️ Mohon untuk tidak spoiler berlebihan
All Rights Reserved
#841
nanon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua cangkir satu Meja
  • Stop It, Darka! [END]
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • I Promise - Haechan [TERBIT]
  • This Is My Dream
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • FRIENDzone (Completed)
  • Biantara | Lee Jeno
  • Biarkan Aku Mencintaimu [COMPLETEDβœ”]
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines