" Beberapa Orang Mengabadikan Moment Melalui Beberapa Potret Kamera, Tapi Untuk mu, Aku Abadikan Dalam Bentuk Tulisan. Menulis Adalah Salah Satu Seni Untuk Menjadi Abadi. Bahkan Jika Kamu Hilang Tulisan Itu Akan Tetap Ada, Abadi Selamanya Dan Mengisahkan Cerita "
Ini kisah tentang Mahendra Novria Andika, Mahasiswa fakultas sosiologi yang terkenal dingin di universitasnya namun di kagumi oleh banyaknya wanita dan tidak sedikit juga yang menjaga jarak dengannya karena sifat dingin dan acuh nya. Selidik punya selidik Andika memiliki julukan selain manusia dingin yaitu " sang penantang gunung "
Dan juga kisah seorang gadis bernama Defania Radyana Alvira, gadis yang terkenal karena karena paras dan keramahannya yang mampu menghangatkan seseorang dengan sifatnya
______________________________________
"Fa, kamu tahu? bahwa di dunia yang luas ini ada begitu banyak keindahan yang sangat saya kagumi, laut, gunung, langit, matahari tenggelam dan kamu " kata nya dengan menatap ke arah trotoar jalan, dan matanya kini beralih ke arah wajah Defania yang duduk tepat di sampingnya menatapnya dengan raut wajah yang penuh dengan tanda tanya
begitu tersadar cewek itu kembali mengalihkan pandangannya ketika menyadari sorot mata cowok itu melihatnya sangat intens
" Gue nggak ngerti, maksud lo ka" katanya
" pura-pura nggak ngerti atau emang kamu nggak bisa balas perasaan saya? " balasnya telak.
" andai kamu tahu, bahwa, mencintaimu itu adalah candu, tapi memilikimu hanyalah dongeng yang lucu haha, ternyata kata pepatah itu benar" lanjutnya
" soal apa ka? " tanya defania dengan penasaran
" kalau tipu daya wanita itu amatlah dahsyat "
cewek itu terdiam sejenak begitu mendengarkan ucapan cowok yang duduk di sebelahnya itu
" kalau lo tau bahwasannya tipu daya wanita itu begitu dahsyatnya, lantas kenapa lo mencintainya dengan begitu hebat "
andika menoleh ke arah defania dengan sorotan mata yang sulit untuk di mengerti oleh siapapun.
Alicia Zira Atmayani, seorang remaja yang sedang duduk di bangku kelas VIII. Kisah ini bermula dari dirinya mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional. Dia ditunjuk untuk menjadi perwakilan dari sekolahnya bersama seorang kakak kelasnya.
Siapa sangka, dari kegiatan itu, dirinya mendapatkan sebuah pelajaran yang tak pernah ia terpikirkan sama sekali. Persahabatan, dan sebuah pelajaran dari kisah 𝟯 𝗵𝗮𝗿𝗶 yang dialaminya.
____________________________________________