Alexander von Goethe

Alexander von Goethe

  • WpView
    LETTURE 8,509
  • WpVote
    Voti 634
  • WpPart
    Parti 9
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, apr 23, 2025
ORIGINAL STORY BY : CIEL Alexander von Goethe atau biasa di panggil Xander , seorang bungsu dari keluarga besar Goethe yang tidak sengaja mengalami kecelakaan saat sedang dalam perjalanan pulang dari kantor, yang menyebabkan dia harus merengang nyawa saat masih berumur 24 tahun. Alexander von Goethe adalah pemuda yang terkesan abai dan pendendam, dia tak bisa mengekspresikan diri dengan baik membuat raut wajahnya selalu datar dan terkesan tak bersahabat, hanya kepada keluarganya lah ia bisa sedikit membuka diri. Bagaimana bila seorang Alexander von Goethe harus ber transmigrasi ke dalam novel berjudul "For my beloved Luna" yang Menceritakan seorang gadis bernama Luna yang di adopsi oleh keluarga de Marcuse dan menjadi kesayangan di keluarga itu serta keseharian nya di sekolah bersama ke empat kakaknya. lalu menjadi siapa kah Xander?, ya Xander menjadi seorang figuran yang bernama Alexander von Goetze atau biasa di sebut Alex, ya nama mereka sama tetapi marga dan sifat mereka sedikit berbeda bila Xander memiliki wajah yang datar namun sifatnya terkesan abai dan pendendam maka Alex ialah kebalikan nya, Alex memiliki fitur wajah yang lembut dan cantik dan sifatnya pendiam dan terkesan abai. dia tak perduli kepada keluarganya temanya ia hanya suka ketenangan sama seperti Xander ༶•┈┈⛧┈♛♛┈⛧┈┈•༶ →mari hidup dengan tenang tanpa ikut campur dalam alurnya, ya aku akan menjadi figuran yang tak berarti tanpa merusak alurnya>xander →kemana perginya kelinci yang penurut itu? →sungguh aneh sekali tapi dia menarik? →kyaaa mengapa dia jadi tambah cantik saja? →andai aku menyadari nya dari dulu huh? ༶•┈┈⛧┈♛♛┈⛧┈┈•༶ lalu bagaimana kah Xander akan menjalani kehidupan nya yang sekarang?? apakah Xander bisa menjadi figuran yang tak ter angap atau malah ia akan melakukan yang sebaliknya? Jangan lupa vote ad komen yaaa dn kalo mau kalian juga bisa mampir ke karya Aku yang lain Foto by pinterest
Tutti i diritti riservati
#40
famillyship
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Taste Of Love
  • WTF!! GUE FIGURAN?
  • Extra Love Story [END]
  • Light, Azkiel
  • Don't you miss me?
  • New Life Alsa Or Annchi {Hiatus}
  • transmigrasi alana (END)
  • Figuran Menjadi Istri Kakak protagonis

- Transmigration Story - Mau dikehidupan sebelum nya ataupun sekarang, Bellanca tetaplah seorang figuran. Hampir tidak ada yang menyadari keberadaan nya, diri nya terlalu menyatu dengan bayangan. Bellanca tidak mempermasalahkan nya, malah dengan itu hidup nya damai dan tentram. Kehidupan kedua nya berjalan begitu tenang, Bellanca menjelma menjadi Figuran yang patuh. Tidak merusak alur novel klise tempat dia berada sekarang. Semua akan baik-baik saja seperti kehidupan sebelum nya, pikir Bellanca. Tapi.. "Harus berapa kali aku bilang jangan tersenyum pada siapapun! Kenapa kamu melanggar kesepakatan kita akhir-akhir ini Ella? Aku tidak suka orang lain melihat mu, senyuman mu, tawa mu, tubuhmu, wajah mu dan semua tentang mu selain aku!" Pria yang tidak asing tiba-tiba masuk dalam hidup nya. "Maaf? Aku tidak mengenal mu, sepertinya kamu salah orang" Bellanca tidak berniat untuk berkenalan dengan sosok protagonis pria dinovel ini. "Tidak kenal? Baiklah, akan aku buat kamu mengingat siapa aku bagimu dan makna kamu bagi ku sayang" sebuah pelukan, sebuah ciuman panas. "Sudah ingat? Atau masih belum cukup?" sebuah remasan. Apa yang Bellanca lewatkan? Sudah terlalu banyak hal yang berubah sekarang.. ︵‿︵‿ PERINGATAN [18+] > Don't copy my story line < Jangan Lupa Vote dan Komen nya START : 9 Maret 2025 END : - ︵‿︵‿ Note : Maaf, cerita tidak dilanjutkan untuk sementara, Author belum dapat mood buat ngelanjutin :]

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti