غلاف قصة Setiap Jiwa بقلم naviensta
Setiap Jiwa
  • WpView
    مقروء 77
  • WpVote
    صوت 35
  • WpPart
    فصول 1
  • WpView
    مقروء 77
  • WpVote
    صوت 35
  • WpPart
    فصول 1
مستمرّة، تم نشرها في فبر ٠٤, ٢٠٢٥
[ Sebuah ruangan manis dan magis, untuk Cerita Pendek, Puisi, Semesta Alternatif dan Sepotong Kisah dari nama-nama yang berharga. ]

Barangkali, setiap jiwa adalah bait dalam puisi tak tertulis. Bagai prosa yang kehilangan predikatnya, menari dalam riak kehidupan, berpendar dalam debar takdir yang tak terbaca. Sebab tak ada yang benar-benar menghilang, mungkin hanya berpindah, hanya berubah bentuk, hanya menunggu waktunya untuk kembali ditemukan.

Di balik tirai waktu yang bergetar lembut, setiap jiwa membawa kisahnya sendiri, tentang luka yang disulam menjadi cahaya, tentang rindu yang tak pernah benar-benar pergi. Langkah-langkah yang tertatih di jalan sunyi, bisikan angin yang menyimpan rahasia langit, hingga tatapan mata yang tak mampu lagi berkata, semua terukir dalam alunan sunyi semesta dan layak untuk di abadikan.
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف Setiap Jiwa إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#524tragedi
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ بقلم ZaAera20
28 فصل مكتمِلة
[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat