PESAN TANPA NAMA

PESAN TANPA NAMA

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2025
Sejak kecil, Sandra selalu merasa tidak benar-benar ada dan terlalu mudah di lupakan, terlalu mudah untuk di abaikan. Hingga suatu sore, dikala perasaannya sedang tidak baik-baik saja, ia menemukan sebuah kafe kecil di sudut kota. Dream Cafe namanya. Di sanalah, untuk pertama kalinya, ia menemukan kehangatan yang berbeda. Bukan hanya segelas macha latte atau sepotong cake strawberry, tetapi juga pesan-pesan anonim yang selalu ia dapatnya sebagai balasan curhatannya di papan curhat kafe itu. Sejak saat itu, Sandra terus datang ke Kafe itu untuk menghabiskan harinya di sana, serta saling bertukar pesan dengan orang tak di kenal itu. Namun, dia mulai bertanya-tanya. Siapakah sosok di balik pesan-pesan itu?
All Rights Reserved
#17
ponyowritingcontest
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Dalam Diam, Aku Pamit [ TAMAT ]
  • Deburan Ombak Di Kala Senja
  • 守光 (Penjaga Cahaya): Dua Jiwa, Satu Misi
  • A Way Out [END]
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Sweetie Pie Corner
  • 8 LETTERS [chenle-ningning]

SUDAH TERBIT DAN DAPAT DITEMUKAN DI TOKO BUKU! @id.akad @id.skuad @esterspy Ikut denganku membuka lembaran cerita ini, dan kita akan bersama pada dimensi berbeda. Karena apa pun yang terjadi, Kiana tetap menunggu, dan Sagara tetap datang. Entah sampai kapan. _________________________ "Kamu itu bagaikan hujan. Membuatku senang, lalu akhirnya membuatku sakit." "Kita adalah bulan dan matahari yang dipertemukan saat pagi menjelang. Ya, dipertemukan hanya untuk saling tatap, tidak untuk saling menetap." Tingkah aneh Kiana dan tingkah manis Sagara bersatu tak terpisah. Sifat mereka bertolak belakang, cara berpikir sepasang sahabat itu juga lebih sering tidak sama, apalagi tentang nilai sekolah dan nilai pandangan orang-orang terhadap dua manusia yang sudah berteman sejak umur 3 tahun itu. Tetapi, dengan banyak hal yang kontras beda... Mereka punya semboyan yang katanya akan berlaku untuk selamanya; "Kiana-nya Saga, dan Saga-nya Kiana selamanya." Tak hanya itu, hari ke hari Kiana juga mendapat surat manis tanpa nama, yang di ujung kertasnya hanya tertoreh huruf -G- -Rewrite My Heart- __________________________________ Started : 9 Juni 2020 Published : 12 Januari 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines