PESAN TANPA NAMA

PESAN TANPA NAMA

  • WpView
    LECTURAS 64
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 15, 2025
Sejak kecil, Sandra selalu merasa tidak benar-benar ada dan terlalu mudah di lupakan, terlalu mudah untuk di abaikan. Hingga suatu sore, dikala perasaannya sedang tidak baik-baik saja, ia menemukan sebuah kafe kecil di sudut kota. Dream Cafe namanya. Di sanalah, untuk pertama kalinya, ia menemukan kehangatan yang berbeda. Bukan hanya segelas macha latte atau sepotong cake strawberry, tetapi juga pesan-pesan anonim yang selalu ia dapatnya sebagai balasan curhatannya di papan curhat kafe itu. Sejak saat itu, Sandra terus datang ke Kafe itu untuk menghabiskan harinya di sana, serta saling bertukar pesan dengan orang tak di kenal itu. Namun, dia mulai bertanya-tanya. Siapakah sosok di balik pesan-pesan itu?
Todos los derechos reservados
#11
comingofageponyo
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Echoes of past Longing
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • 8 LETTERS [chenle-ningning]
  • Anindia
  • As We Are
  • Ruang Biru [ON GOING]
  • A Way Out [END]
  • Sweetie Pie Corner
  • Dalam Diam, Aku Pamit [ TAMAT ]

Sejak bangku Sekolah Dasar, Kate dan Livia telah berbagi cerita, tawa, dan rahasia kecil yang hanya dimengerti oleh sahabat sejati. Kini, di usia dua puluh tahun, kedekatan mereka tak pernah luntur. Kate adalah sosok yang jatuh cinta pada kata-kata. Ia menulis puisi seolah-olah sedang mencurahkan isi hatinya, membaca buku seperti melarikan diri ke dunia lain. Musik adalah pelengkap dunianya-sesekali ia bermain piano, memetik gitar, bernyanyi lirih, atau memasak camilan kecil sebagai teman senyap dalam kesendiriannya. *** Pertemuan pertamanya dengan Harley terjadi begitu sederhana-di perpustakaan, ketika laki-laki itu secara tidak sengaja menyenggolnya. Dari insiden kecil itu, tumbuh sesuatu yang jauh lebih besar dari yang pernah mereka bayangkan. Enam tahun mereka bersama, menulis kisah yang indah sekaligus rumit. Hingga suatu hari, tanpa kata yang cukup, mereka memilih untuk berjalan di jalan yang berbeda. Bukan karena tak cinta, tapi karena cinta saja tak lagi cukup. Kini, setelah sekian waktu berlalu, Harley datang kembali-membawa tawaran yang mengusik hati Kate. Ia ingin Kate menjadi vokalis di band-nya. Pertanyaannya: akankah Kate mengiyakan, saat hati mereka pernah retak oleh kisah yang belum tuntas? -Happy Reading, enjoy every page!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido