THE CURRENT

THE CURRENT

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
NOTE: CERITA INI PUNYA BANYAK SUDUT PANDANG YANG SUKA CERITA KOMEDI DAN GAK MENYE-MENYE, COBA BACA INI. SIAPA TAU SUKA!🤗💅🏻 ✨ Kisah ini berdasarkan apa yang dirasakan oleh para remaja yang duduk di bangku SMA pada umumnya. Banyak suka, duka, tawa, juga sedikit rahasia. Ini tentang sekumpulan remaja dengan berbagai karakter yang disatukan dalam sebuah kelas dengan julukan 'si arus listrik'. 11 Ipa 1 dengan berbagai karakternya memang memiliki hampir seluruh anak didalamnya yang terkenal pintar juga aktif. Kelas yang terkenal sangat dingin dan tak mempunyai antusias seperti manusia pada umumnya. seperti itu pandangan orang lain terhadap mereka. Hanya saja, mereka terlalu naif, sayang sekali banyak orang yang tak mengenal mereka. Hingga kemudian perlahan semua watak asli dari anak-anak dengan julukan Einstein itu berubah ketika akhirnya sesuatu terjadi pada teman mereka. Siapa sangka ternyata mereka tetaplah anak-anak remaja pada umumnya. Jahil, suka bercanda, senang bernyanyi, dan berbagai hal lainnya yang sering anak-anak lain lakukan. Mereka hanya sudah terbiasa dengan julukan Einstein yang melekat padanya, yang membuat sekumpulan anak ini akhirnya tetap diam dan menjalankan peran sesuai narasi orang disekitar. Sampai akhirnya semua berubah. Mereka akhirnya sadar, bahwa belajar juga butuh hiburan. "Nggak perlu kemanapun untuk mencari hiburan, cukup lihat tingkah teman lu yang kayak hewan"-ucap mereka. ⚡ START, FEBRUARI 2025.
All Rights Reserved
#542
genz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • 10 IPA 1 [ END ]
  • GASA [end]
  • Penguasa Jurusan [END]
  • CRUSH [END]
  • Our Stories [COMPLETED]
  • Satu semester seribu kenangan
  • IPA & IPS
  • ON SIGHT (Completed)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines