We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Vanilla Mint Cafe

Vanilla Mint Cafe

  • WpView
    Reads 699
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Mosaki gagal menjadi pemain basket dunia. Cedera lutut yang dideritanya akibat kecelakaan membuatnya mau tidak mau kembali pada takdir seorang Hoshizora. Mengikuti jejak sang kakak, fokus pada pendidikan bisnis kuliner, mengejar ketertinggalannya. Rencana awalnya yang gagal membuat Mosaki berambisi untuk merealisasikan rencana baru yang telah ia susun ulang. Dirinya tidak ingin menjadi produk gagal! Tidak akan pernah! Mosaki memang memulai semuanya lebih lambat daripada teman-teman seangkatannya, tapi itu tidak akan memengaruhinya. Ia hanya perlu memastikan tidak ada yang menggangu rencananya kali ini. Dan ya, sejauh ini semuanya aman. Sebelum hari dimana sesuatu yang tidak pernah terlintas di pikirannya terjadi tanpa bisa ia hentikan. Rencananya berantakan lagi! Mosaki frustrasi. Bahkan untuk rencana sesederhana itu saja tidak ada yang berjalan dengan lancar. Kehadiran orang lain yang tidak ada dalam rencananya membuatnya marah dan benci, membangunkan sisi diri Mosaki yang selama ini ia kekang demi menjaga nama baik keluarganya. Dirinya tidak sebaik sang kakak. Dirinya hanya berusaha menahan diri agar terlihat sebaik mungkin di tengah kehidupan dewasa yang bebas ini. Tapi, tidak lagi! Tidak ada lagi Mosaki si baik hati. Demi mewujudkan ambisinya, ia tidak peduli sekali pun harus menjadi jahat. ― Vanilla Mint Cafe oleh Juuninichi Dipublikasikan pertama kali: 12 Mei 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Crush (✅)
  • Serafina
  • Free Lady : Alternis Time
  • Obsession
  • Sleeping With The Antagonist
  • Terberai
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Not Like The Movies

" Lo lagi, kenapa selalu muncul dihadapan gue? " " Aku mau ngasih minuman ini buat kak Denzzel. " Menyodorkan sebotol minuman kesukaan cowok dihadapannya. " Gue gak mau. " Cheesy merasa bingung, kenapa Denzzel tetap saja menolak. Bukannya ini minuman kesukaannya. " Kak Denzzel gak suka sama minumannya? Kalo gitu kak Denzzel sukanya apa, biar Cheesy beli lagi. " " Gue gak suka lo! " Empat kata yang terlontar dari mulut Denzzel seketika membuat Cheesy terdiam begitu lama, perkataan Denzzel sangat menyakiti hatinya. Cheesy tahu Denzzel tidak pernah menyukainya tetapi apakah cowok itu harus mengatakan hal itu? Cheesy bahkan belum pernah mengutarakan isi hatinya, tapi cowok itu sudah menolaknya mentah-mentah. Date : 7 Januari 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines