We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kebun Bambu Di Belakang Rumahku

Kebun Bambu Di Belakang Rumahku

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 5, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
Di sebuah desa terpencil, berdiri sebuah rumah tua yang dihuni oleh keluarga Arman. Rumah itu tampak biasa di siang hari, tetapi di malam hari, kebun bambu di belakangnya seolah menyimpan rahasia kelam. Bisikan-bisikan halus sering terdengar dari sela-sela batang bambu, dan bayangan-bayangan gelap sesekali melintas di antara rerimbunan. Aisyah, anak sulung Arman, mulai merasakan ada sesuatu yang mengintainya. Mimpi buruk datang bertubi-tubi, memperlihatkan sosok perempuan berambut panjang dengan mata kosong yang berdiri di tengah kebun bambu. Setiap pagi, ada jejak kaki basah yang mengarah dari kebun ke kamarnya, meskipun tidak ada seorang pun yang mengaku berjalan ke sana. Ketakutan semakin menjadi ketika Aisyah menemukan sebuah boneka tua terkubur di bawah rumpun bambu. Sejak saat itu, teror semakin nyata. Suara tangisan terdengar setiap malam, pintu rumah terbuka sendiri, dan Aisyah mulai mengalami halusinasi yang perlahan mengaburkan batas antara kenyataan dan mimpi. Saat menggali lebih dalam, ia menemukan kisah tragis seorang gadis kecil yang dulu tinggal di rumah itu. Gadis itu menghilang secara misterius, dan desas-desus menyebutkan bahwa ia dikorbankan dalam ritual hitam. Roh gadis itu tidak pernah pergi-ia terperangkap di antara batang-batang bambu, menunggu seseorang untuk membebaskannya atau menjadi korban selanjutnya. Aisyah kini harus memilih: mengungkap kebenaran kelam di balik kebun bambu atau menjadi bagian dari legenda yang menakutkan itu selamanya. Namun, satu hal yang pasti... semakin dalam ia mencari jawaban, semakin dekat sosok itu datang. Dan ketika malam semakin pekat, kebun bambu itu tidak lagi hanya sekadar kebun-melainkan gerbang menuju teror tanpa akhir.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Kaca yang retak
  • BAYANGAN DI BALIK JENDELA(tamat)
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Boneka Tua Pembawa Kutukan
  • UJIAN

"Aku kehilangan semuanya dalam satu malam, tanpa memberikanku sedikit waktu untuk berpamitan." Ayesha, gadis yang baru saja tersadar dari koma setelah dua tahun terbaring bak putri dalam dongeng di brangkar rumah sakit. Belum usai dengan luka ditinggal cinta pertamanya, Ayesha kehilangan sang bunda yang selalu menjadi rumah, saat tersadar dari mimpinya ia juga harus menerima kenyataan bahwa sang kakak yang selalu menjadi perisainya juga pergi untuk selama lamanya. "Pada dasarnya malam itu gelap tanpa kehadiran rembulan. Dan hidupku seperti langit saat ini yang kehilangan rembulan. Aku akan Kembali mencari rembulanku." ~Ayesha Kynaaz Syahida Adiputra~ "Kamu tau? Rembulan tidak bisa bersinar tanpa matahari. Sejauh apapun kamu mencari bulan tetap tidak dapat ditemukan, karna bulan itu adalah kamu. Yang membutuhkan cahaya mentari untuk kembali bersinar menerangi langit malam." ~Muhammad Ilham Al-Kahfi~ "Rembulan tidak pernah hilang dari langit. dia hanya bersembunyi di tengah gelapnya malam." Tanpa gadis itu sadari, bahwa takdir menuntunnya pada sebuah misteri yang selama ini keluarganya sembunyikan darinya. Misteri dibalik kepemilikan mata biru yang melekat padanya. Bukan tanpa alasan, tapi demi mencari aman. __________________ Bismillahirahmanirrahim... Ini cerita karangan saya dan hasil pemikiran sendiri. Kalau ada kesamaan Tokoh atau alur, mohon dimaafkan. Sekedar melanjutkan hobi yang sempat tertunda, hehe selamat membaca, terimakasih...

More details
WpActionLinkContent Guidelines