Sayap-sayap terbelenggu

Sayap-sayap terbelenggu

  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Feb 2, 2026
Apa yang ada di balik tembok raksasa ini? Mengapa kami tidak diperbolehkan keluar dari tempat ini? Aku selalu mempertanyakan hal itu, tapi mengapa aku tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan. Aku ingin mendaki tembok raksasa itu, dan keluar dari tempat ini. Aku ingin melihat tempat yang disebut sebagai 'Dunia' itu. 01001 mengatakan jika ada suatu tempat indah di balik tembok ini. Dunia yang dipenuhi oleh beda-beda indah, seperti genangan air yang luas dengan tanah berwarna putih. Tapi, apakah aku bisa keluar dari tempat ini? Dan dapat terbang bebas mengitari Dunia?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#141
keinginan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Planet itu bernama Bumi  | Part 1: Tentang Farbe
  • Dermaga
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • °•~|Father of Magic|~•°
  • Pada Suatu Hari Aku Bermimpi (KumCer)
  • MAHESWARI  (selesai)

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan