Oh, Si Marjin

Oh, Si Marjin

  • WpView
    GELESEN 54
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juli 29, 2026
WpInfo
Belletristik
Romantik
Aku nggak berani ngungkit kenangan-kenangan kita, buat ngebentuk persepsi seolah kamu harus terus bareng sama aku. Aku cuma mau ungkapin gimana rasanya jadi Gendhis remaja. Gendhis yang bersama Marjin. Marjin, Gendhis remaja itu yang dulu bonceng kamu tiap hari. Yang selalu hafal aroma khas jaketmu dan yang selalu peka sama knalpot motor tua kamu. Sekarang Gendhis masih sama kaya dulu: pemalu, manja dan penakut. Bahkan, sejujurnya aku takut tumbuh dewasa kalau harus jauh dari kabar baik burukmu. Tapi, rasa takutku itu bukan tanggung jawab kamu, kok. Aku selalu ngelawan takut itu. Aku bisa sendiri.
Alle Rechte vorbehalten
#354
gamon
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • KACA DIMENSI
  • To the Happy Ending✓
  • Rekin From Dream
  • A Symphony of life
  • INFINITY
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Blue Trapped In BL Novel
  • PENGERAJIN DAN PEDANG LEGENDARIS
  • Nedrian's Sibling [Book 3]

Fantasy Petualangan Modern Ilham, seorang remaja pemalu dengan masa lalu tak terselesaikan, menemukan sebuah cermin tua bernama Agrios-benda misterius peninggalan ayahnya yang menghilang bertahun-tahun lalu. Saat menyentuhnya, Ilham terseret ke dalam Avarna, dunia dimensi yang tidak terbuat dari ruang dan waktu, melainkan dari kemungkinan, emosi, dan cerita yang belum selesai. Di Avarna, kota-kota seperti Metron yang selalu bergerak, Valon tempat emosi dikunci dalam bentuk fisik, dan Solare yang membakar kebohongan, menguji sisi terdalam dirinya. Bersama Yuna, tokoh fiksi yang hidup dari tulisannya, dan Kael, entitas antara manusia dan algoritma, Ilham berusaha memahami misteri Avarna-dan perlahan menyadari bahwa semua ini bermuara pada satu hal: dirinya sendiri. Namun Avarna tidak hanya menyimpan harapan, tapi juga bayangan. Ia harus menghadapi Veyra, sosok yang tak lain adalah cerminan masa depannya-kemungkinan dirinya yang memilih untuk membiarkan dunia nyata hancur demi cerita yang sempurna. Pertarungan mereka bukan soal kekuatan, tetapi tentang narasi, pilihan, dan pengampunan. Kaca Dimensi bukan sekadar kisah fantasi. Ini adalah novel tentang perjalanan menemukan identitas, luka yang tidak disembuhkan dengan pelarian, dan kekuatan kata-kata untuk menyatukan dunia. Di akhir, Ilham bukan hanya menyelamatkan Avarna. Ia membangun jembatan antara realita dan imajinasi-menjadi penjaga dari cerita-cerita yang menunggu untuk didengar. ---

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien