Rindu yang Tak Berpulang

Rindu yang Tak Berpulang

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 16, 2025
"Bertahan sakit, melepaskan sulit." Di saat cinta tak mampu lagi menyatukan dua hati yang saling mencinta, masihkah harus bertahan karena terbiasa? Feby dihadapkan pada situasi yang sulit. Ketika Riko kekasihnya begitu 'bucin' padanya, ternyata kenyataan lain menampar kebahagiaannya. Sosok Lira sang penggoda datang kala hubungan membosankan itu terasa. Tidak ada rasa yang lebih menyakitkan dari pengkhianatan yang di ketahui. #Pensi #eventpensi #pensivol17 #teorikatapublishing
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beauty and the Boss
  • DIVIDED LOVE
  • One Heart (Very Slow Update)
  • Antara Aku, Kau dan Dia  {TERBIT}
  • ARSENIO (END)
  • Flirting With Fate
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • ARKASYA
  • GERALISA (END)
  • Terberai

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines