Di Balik jendela

Di Balik jendela

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 6, 2025
Aku berharap aku bukanlah pecundang. Tidak ada yang ingin untuk menjadi pecundang. Mungkin orang gila punya cita-cita sebelum ia gila dan aku pun demikian. Aku punya asa, aku punya mimpi. Tapi rasanya semuanya salah dan tak pernah terlihat benar. Aku ingin mengepakkan sayap kemana pun aku mau. Aku ingin melangkah kemanapun aku ingin pergi. Aku ingin menjadi manusia yang selama ini kuimpikan dimana tempatku ingin berdiri. Aku cukup lelah berjalan dijalan yang tidak pernah ku inginkan sampai akhirnya. Aku menemukan secercah cahaya didalam kegelapan. Cahaya yang tak pernah padam seolah tanpa cela. Cahaya yang sebenarnya mengantarkan pada hidup yang bisa kuterima dengan lapang. ~ Danendra Bhama Prasetya ~
All Rights Reserved
#291
hidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVER
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • Him or him?
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • You Got It
  • In Between 1 (END)
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • If Only Knew | TAMAT ✔️
LOVER

DIANA ARDI GUNAWAN tahu dirinya bisa dengan mudah menunjuk laki-laki yang ingin dinikahinya. Semua laki-laki itu tentu akan tertarik dengannya yang cantik dan berasal dari keluarga berada, dia tahu itu dan tidak menginginkannya. Diana selalu percaya kelak dia akan menikahi laki-laki berdasarkan cinta dan hati, tapi apakah bisa jika perasaannya masih terkait ke laki-laki tertentu? Meskipun laki-laki itu punya sifat menyebalkan dan selalu membuatnya marah-marah? Meskipun juga laki-laki itu tidak mau mempercayai cinta? YONKI ADITAMA tahu bahwa semua hal yang menempel pada dirinya sebenarnya bukanlah miliknya. Dia adalah peran pengganti dan boneka kehidupan keluarganya yang harus merelakan keinginan pribadinya, bahkan mengenai perasaan. Boleh dikatakan, bahwa dia sudah membunuh semua ego diri hanya agar segala sesuatu yang dalam kendalinya bisa berjalan baik-baik saja. Tapi, makhluk bernama Diana benar-benar mengusiknya. Selama bertahun-tahun setelah malam pertemuan mereka di bangsal rumah sakit, Yonki tahu Diana akan selalu memiliki kendali penting mengenai dirinya. Meskipun dia sudah bertekad tak mempercayai cinta, tapi keinginan Diana untuk segera menikah mampu membuatnya jungkir balik dan panik. Tarik-ulur itu, percikan itu, perasaan itu terlalu kuat hingga membuat mereka kembali mempertanyakan apakah mereka bisa melepaskan satu sama lain?

More details
WpActionLinkContent Guidelines