Hujan dan Rahasia

Hujan dan Rahasia

  • WpView
    LECTURES 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., févr. 7, 2025
Hujan selalu membawa kenangan, begitu pula bagi Arunika. Setiap tetes yang jatuh mengingatkannya pada pertemuan tak terduga dengan Dava, seorang pengemudi ojek online yang ternyata bukan sekadar orang asing. Awalnya, semua terasa biasa-hanya tumpangan di tengah gerimis, hanya percakapan singkat di antara rintik hujan. Namun, semakin sering mereka bertemu, semakin banyak rahasia yang terungkap. Dava bukan sekadar pengemudi, bukan sekadar mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Ada misteri yang menggantung di sekelilingnya, sesuatu yang tak bisa Arunika abaikan begitu saja. Saat Arunika mulai menyadari perasaannya, sebuah kenyataan yang tak terduga menghantamnya. Sebuah rahasia yang membuatnya mempertanyakan segalanya-tentang Dava, tentang dirinya sendiri, dan tentang perasaan yang selama ini ia kira hanyalah kekaguman semata. Di balik rintik hujan, ada kisah yang belum selesai. Ada hati yang bimbang, ada rahasia yang menunggu untuk terungkap. Tapi yang lebih penting, ada sebuah pertanyaan yang harus dijawab: Apakah perasaan ini nyata, atau hanya ilusi yang diciptakan oleh hujan?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ZIELA
  • Langit dan Cahayanya
  • Until You love Me
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Hujan dan Rahasia (END)
  • Senja Yang Sunyi
  • Tanyakan Namaku Pada Senja
ZIELA

Hujan selalu punya cara sendiri untuk bercerita. Ia bisa menjadi kenangan, menjadi janji, bahkan emosi. Di bawah rintik hujan yang turun tanpa henti, Ziel dan Alara berdiri, menatap masa depan yang masih samar. Tiga tahun penuh tawa, air mata, dan perubahan akhirnya membawa mereka ke titik ini. Titik di mana kata-kata tak lagi cukup untuk menggambarkan perasaan yang mengalir di antara mereka. "Hujan nggak selamanya baik," kata Ziel. "Terkadang, kita masih butuh payung untuk melewatinya." Dan Alara adalah payung itu. Tapi, apakah janji yang diucapkan di bawah hujan akan tetap bertahan seiring waktu? Ataukah ia akan hanyut bersama air yang mengalir ke tanah?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu