Teleportasi Silverscale

Teleportasi Silverscale

  • WpView
    Leituras 1,591
  • WpVote
    Votos 268
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, dez 26, 2025
Kaviera, seorang gadis muda yang tumbuh tanpa orang tua di tengah hiruk-pikuk kota besar, menjalani hidupnya dengan penuh perjuangan. Siang dan malam ia bekerja tanpa lelah, hanya untuk bertahan di dunia yang tak pernah memberinya keleluasaan untuk bermimpi. Namun, ketika kehidupan semakin menyesakkan dan tekanan yang ia hadapi mencapai puncaknya, sesuatu yang tak terduga terjadi. Di suatu malam yang sunyi, di dalam kamar kecilnya yang suram, Kaviera menemukan sebuah cermin yang memancarkan cahaya keperakan. Cermin itu berkilauan seperti tertutup sisik perak yang hidup. Tanpa sempat berpikir panjang, ia meraih permukaannya-dan seketika itu juga, tubuhnya terhisap ke dalam pusaran angin tersebut. Ketika kesadarannya kembali, Kaviera mendapati dirinya berada di tempat yang asing-sebuah dunia dari abad ke-3 yang jauh dari peradaban yang ia kenal. Bangunan kastil menjulang tinggi, orang-orang berpakaian seperti para bangsawan dan prajurit kuno, serta udara yang terasa berbeda. Dunia baru ini penuh dengan keajaiban, bahaya, dan rahasia yang menanti untuk diungkap. Di tengah kebingungannya, Kaviera menyadari bahwa cermin itu bukanlah sekadar benda biasa. Namun, apakah Kaviera benar-benar siap menghadapi takdir yang telah menantinya di masa lampau? Atau akankah ia terjebak selamanya di era yang bukan miliknya?
Todos os Direitos Reservados
#424
bluesy
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Serenity Killian
  • The Fear of Love
  • DEVIL (nct dream feat eri uchinaga)
  • That's My Fault | Bluesy
  • Forbidden Love
  • Liontin Time (NominHyuck)
  • Renjana [COMPLETED]
  • 𝐏𝐀𝐑𝐀𝐋𝐄𝐋 𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐒𝐓𝐑𝐈𝐍𝐆𝐒

(Belum revisi) Benaya baru menyadari bahwa yang ia lakukan tempo hari adalah kesalahan besar, mengusir seorang gadis setelah memberikan uang bayaran, tanpa melihat dan mendengar apa yang berusaha gadis itu katakan. Ternyata kebenarannya gadis yang tanpa sadar ia bawa ke apartemen bukan lah seorang wanita bayaran. Secarik kertas di atas tumpukan lebaran uang yang tak diambil oleh gadis itu, tertera kalimat yang membuat hatinya terasa diremas oleh tangan tak kasat mata.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo