Story cover for Mangoboom Jongen by CrowCry
Mangoboom Jongen
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Feb 07
Pohon mangga di pekarangan rumah besar itu selalu berbuah ranum dan manis. Dahan-dahannya yang rapuh menanggung beban buah matang, dikelilingi pagar tinggi nan congkak, menghalangi tangan-tangan kecil yang menginginkannya, menyisakan yang busuk untuk jatuh di tanah sepi di balik tembok.

Ironis, sebab rumah itu kini milik keluarga Belanda yang baru saja pindah ke sana. Ke tanah pribumi yang menginginkan kemerdekaan.

Namun siapa sangka, pohon itu pula yang mempertemukan Kevin dan Kinara.

Dua anak Adam dari sisi berbeda sebuah koin.

Seorang pemuda Belanda dan seorang gadis pribumi.

Pertemuan mereka dimulai dari sebuah kecerobohan yang nyaris terlupakan, dan berubah menjadi sesuatu yang tak pernah bisa benar-benar dihapus.

Tak ada yang tahu ke mana takdir membawa mereka. Tak ada yang tahu bagaimana kisah ini akan berakhir.

Tapi untuk sekarang, biarlah pohon mangga itu menjadi saksi bisu pertemuan, tawa, luka, dan akhirnya, perpisahan mereka.
All Rights Reserved
Sign up to add Mangoboom Jongen to your library and receive updates
or
#461fiksisejarah
Content Guidelines
You may also like
BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [ON GOING] by Fratkn
59 parts Ongoing
Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI
Indurasmi Batavia✧ [𝒂 𝒉𝒊𝒔𝒕𝒐𝒓𝒊𝒄𝒂𝒍 𝒇𝒊𝒄𝒕𝒊𝒐𝒏] by sssakalade
6 parts Ongoing Mature
Batavia, 1923. ❝Semua tentangmu adalah pesona, Nona. Sebuah puisi yang lebih nyata dari ilusi.❞ ~ Carel Arthur van Mook, 1923. Maka biarkan kisah ini mengalir bagai luka yang tak pernah sembuh, menganga dari masa ke masa. Ini bukan semata cerita tentang Alma, gadis dari tahun 2022 yang gagal menggenggam pas de deux-nya bersama sang Albrecht. Ini adalah elegi yang lebih kelam - tentang pria Belanda dari abad sembilan belas yang rela diperbudak oleh rindu yang perlahan merobek nuraninya hingga porak-poranda. Ini adalah kisah yang bukan untuk bahagia. Kisah ini adalah kisah luka yang terus terpendam. Di dalam hati mereka, ada ruang yang tak bisa terisi. Rindu yang terus tumbuh, tetapi tak pernah ada harapan untuk itu. Setiap detik yang berlalu, semakin terasa hampa, semakin terasa kosong. Alma tahu bahwa cintanya adalah sesuatu yang hanya ada di dalam mimpi, dan bahkan mimpi pun mulai hilang di antara awan mendung yang menutupi langit hatinya. Kisah ini bukan hanya tentang dua orang yang terpisah oleh waktu. Ini adalah tentang mereka yang merindukan sesuatu yang tak bisa dijangkau, yang selalu hanya ada di ujung jari, tetapi tidak pernah bisa digenggam. Sebuah harapan yang akhirnya terpecah, menjadi serpihan-serpihan kenangan yang hanya akan membuat hati semakin hancur. Rindu itu ... semakin berat, semakin tak tertahankan. ❝Semesta... tolong bunuh rindu ini. Tunjukkan bahwa Engkau bisa membuat rindu ini andam karam sampai tiada bersisa. Buat aku melupakan semua tentang indurasmi Batavia.❞ ~ Alma Himeka Badra, 2025. 🌕--------🌙--------🌕 ✧ [17+] ༆ sebuah fiksi sejarah, karya @sssakalade ✧ Agustus, 2020. (Update Sabtu & Minggu)
You may also like
Slide 1 of 10
𝚃𝚄𝙻𝙸𝙿 𝚃𝙴𝚁𝙰𝙺𝙷𝙸𝚁 𝙳𝙸 𝙹𝙰𝚆𝙰  [ON GOING] cover
Nederland (Completed) cover
BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [ON GOING] cover
﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭  cover
SAUJANA cover
Indurasmi Batavia✧ [𝒂 𝒉𝒊𝒔𝒕𝒐𝒓𝒊𝒄𝒂𝒍 𝒇𝒊𝒄𝒕𝒊𝒐𝒏] cover
[Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh cover
 𝐄𝐥𝐢𝐳𝐚𝐛𝐞𝐭𝐡 [END]  cover
STETOSKOP TUA cover
Gandakusuma cover

𝚃𝚄𝙻𝙸𝙿 𝚃𝙴𝚁𝙰𝙺𝙷𝙸𝚁 𝙳𝙸 𝙹𝙰𝚆𝙰 [ON GOING]

44 parts Ongoing

Di tanah yang jauh dari asalnya, setangkai tulip merah tumbuh tak pada waktunya. Di balik kelopaknya, tersembunyi kisah cinta yang tertanam dalam luka, tawa, dan dendam sejarah. Lelawang, 1823. Sebuah kota kecil di Jawa yang tampaknya tenang, namun menyimpan bara di balik kabut paginya. Di sanalah dua dunia bertemu: Timur dan Barat, adat dan ambisi, hati dan kehormatan. Kareen Adinda Wibisana, gadis Jawa berdarah bangsawan, hidup di antara puing-puing masa lalu keluarganya yang dulu menjalin hubungan rumit dengan pemerintahan kolonial. Hidupnya berubah saat ia harus menerima kedatangan Frederik van Houten, seorang pejabat muda Belanda yang dikirim dari Amsterdam untuk menetap di rumah warisan keluarganya. Namun kisah mereka bukan hanya tentang cinta. Ada tawa yang menyalakan harapan. Ada sejarah yang menuntut balas. Ada rahasia yang mengakar dalam darah dan tanah. Dan ada bunga yang mekar setiap musim hujan... sebagai penanda bahwa tidak semua luka bisa dikubur waktu. "Tulip Terakhir di Jawa" adalah novel berlatar sejarah yang memadukan romansa, komedi, dan konflik budaya dalam narasi yang hangat namun menggigit. Kisah ini akan membawamu ke masa lalu yang terasa terlalu dekat, dan cinta yang terasa terlalu asing... namun nyata. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . start:19,05,2025 Finish:-