Tasbih Cinta dari Anatolia

Tasbih Cinta dari Anatolia

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 8, 2025
Di antara doa dan takdir, ada perjalanan hati yang tak terduga... Ayra Safiyyah, seorang akademisi muda dari Indonesia, datang ke Turki bukan hanya untuk penelitian, tetapi juga untuk menemukan jawaban atas kegelisahan hatinya. Di Kayseri, ia bertemu dengan Mustafa Ghaziy, seorang pengrajin tasbih yang menjalani hidup dengan kesederhanaan dan ketulusan. Di balik butiran tasbih yang diukirnya, tersimpan doa-doa yang belum menemukan pemiliknya. Ayra dan Mustafa terhubung oleh takdir yang samar, tetapi jalan mereka penuh dengan keraguan dan ujian. Ümeyra, sahabat masa kecil Mustafa, diam-diam menyimpan perasaan untuknya. Ömer, sepupu Mustafa yang ambisius, melihat Ayra sebagai tantangan baru. Sementara itu, nasihat seorang sufi bijak dan pesan dari masa lalu perlahan menuntun mereka pada pemahaman yang lebih dalam tentang cinta dan ketetapan Ilahi. Di Cappadocia, di bawah langit yang dihiasi balon udara dan senja keemasan, Ayra dan Mustafa harus menentukan apakah perasaan mereka hanyalah persinggahan atau bagian dari takdir yang telah tertulis sejak lama. Sebuah kisah tentang pencarian, keyakinan, dan cinta yang tak sekadar duniawi.
All Rights Reserved
#727
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibawah Cahaya Takdir
  • Pertemuan di balik Pagar Pesantren
  • Sujud Dan Senjata
  • Cinta Beda Agama
  • Bersama dalam Takdir-Nya (Tamat)
  • Diatas Sajadah Kuraih Cinta Mu
  • Cinta Dalam Iman
  • Assalamu'alaikum Cinta (Slow Update)
  • Cinta Ikhlas

Ayra Nayla tumbuh dalam keluarga yang berbeda keyakinan. Ayahnya, Ishak, adalah seorang non-Muslim, sementara ibunya, Rita, adalah seorang Muslimah yang berusaha mempertahankan iman anak-anaknya. Sejak kecil, Ayra dan saudara-saudaranya dilarang mengenakan jilbab dan sholat, tetapi diam-diam ia mengaji bersama kakaknya karena ibunya terus memperjuangkan hak mereka dalam beribadah. Namun, cobaan berat datang ketika Ayah Ayra meninggal saat ia baru memasuki kelas 5 SD. Ayahnya dimakamkan di Toraja, kampung halamannya. Setelah pemakaman, Ayra dan keluarganya kembali ke rumah mereka di Makassar. Tidak lama setelah itu, keluarga dari pihak ibu yang tinggal di Bandung menghubungi mereka dan meminta agar segera pindah ke Bandung. Keputusan ini diambil karena ada kekhawatiran bahwa jika tetap tinggal di Makassar, keluarga dari pihak ayah bisa mencoba mempengaruhi Ayra dan saudara-saudaranya untuk masuk agama Kristen seperti ayahnya. Di tengah perjalanan hidupnya yang penuh ujian, ada satu hal yang selalu terjadi setiap tahun-seseorang dari masa lalu Ayra tiba-tiba menghubunginya. Sosok ini adalah teman SD yang dulu pernah membuat Ayra kagum karena keshalihan, ketampanan, dan kepintarannya. Namun, saat kelas 4 SD, ia pernah membuat Ayra menangis karena suatu kejadian yang membekas di hatinya. Saat memasuki masa remaja, tiba-tiba sosok itu mengirim pesan di Instagram Ayra. Tanpa disangka, ia juga menemukan nomor WhatsApp Ayra dan langsung menyimpannya. Hubungan mereka mulai terjalin secara perlahan, membawa banyak misteri dan perasaan yang belum sepenuhnya terungkap. Banyak plot twist yang menanti, termasuk bagaimana Ayra perlahan berubah menjadi sosok yang lebih islami, berbagai ujian yang menguji kesabarannya, dan bagaimana takdir akhirnya mempertemukan dirinya dengan seseorang yang telah lama ada dalam hidupnya tanpa ia sadari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines