Elara Radev adalah sosok yang ditakuti di sekolahnya-cantik, kaya, dan kejam. Dia adalah ratu tanpa tandingan, penguasa yang menentukan siapa yang boleh bersinar dan siapa yang akan dihancurkan. Namun, dalam kisah ini, dia bukanlah pahlawan.
Dalam novel aslinya, Elara ditakdirkan untuk kalah. Sienna Vale, gadis yang selama ini menjadi korbannya, akan bangkit, membalas semua perlakuan buruk yang pernah ia terima, dan menjatuhkan sang ratu dari tahtanya. Semua orang percaya bahwa itulah keadilan-bahwa protagonis selalu menang dan antagonis harus menerima hukumannya.
Namun, sesuatu yang tak terduga terjadi.
Elara Radev yang dikenal semua orang telah berubah. Cara bicaranya, tatapannya, bahkan langkahnya terasa berbeda. Seolah-olah dia telah menjadi seseorang yang lebih berbahaya-lebih licik, lebih cerdas, dan lebih siap menghadapi siapa pun yang berani menentangnya.
Sienna mungkin mengira ini masih kisah tentang balas dendamnya. Tapi tidak.
Ini adalah kisah tentang seorang villain yang menolak kalah. Seorang ratu yang akan mempertahankan tahtanya dengan segala cara.
Karena dalam dunia ini, hanya ada dua pilihan: bertahan atau dihancurkan. Dan Elara Radev tidak pernah menjadi seseorang yang menerima kekalahan begitu saja.
Diculik dan dikejar oleh musuh keluarganya, seorang gadis melarikan diri ke dalam hutan gelap. Ia akhirnya menemukan sebuah rumah mewah di tengah hutan, tempat yang tampaknya aman. Gadis itu mengira rumah tempat perlindungan baginya tapi justru rumah itu membawanya pada sosok pria yang di juluki 'Iblis Tampan.'
Apakah ia bisa bertahan hidup?
---
"You came to me, and now you're mine. There's no escaping. No matter how far you run, I'll always find you."