Perayaan Bulan September

Perayaan Bulan September

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Hujan turun lagi di desa kecil itu, mengetuk-ngetuk genting rumah tua tempat Eja menunggu. Menunggu sesuatu yang entah kapan pulang. Setiap pagi ia terbangun dengan harapan, setiap malam ia terlelap dengan rindu yang tak kunjung reda. Ibunya ada di dalam mimpinya-tersenyum, mengulurkan tangan-tapi selalu, selalu menghilang sebelum sempat ia sentuh. Dan Eja? Ia tetap di sini. Menggenggam hangatnya teh buatan nenek, merapal doa dalam hati kecilnya. Sebab katanya, jika rindu cukup kuat, semesta pasti akan menemukan jalannya sendiri. Atau... benarkah begitu?
All Rights Reserved
#1
perayaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ekspektasi
  • ARJUNA: RUMAH UNTUK SEMESTA [END]
  • Whispers Beneath the Spotlight | Cast Renjun & NCT Dream
  • KELABU BIRU [END] -REVISI
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Heaven | Lee Felix [END]
  • Sunshine Becomes You [END]
  • Sulung
  • Kemana Arah Pulang?

[[BUKAN BL(BOYSLOVE)!]] Nyatanya berekspektasi juga punya batasnya sendiri. Jangan terlalu berlebihan jika pada akhirnya kecewa, yang ada hanya luka tercipta. Raja dan Dewa punya harapan dulunya, hanya ekspektasi sederhana tapi nyatanya menyulitkan untuk terbina. "Kamu gak akan tinggalin aku kan, Raja?" "Ya iya lah! Sampai kita tua juga bakalan tetep bareng-bareng." "Janji ya?" "Janji, ini janji kakak buat adek Dewa." "HAHAHA iya kakak Raja." Lalu, mana janji kakak itu? Keduanya terpisah begitu saja. Tumbuh tanpa melihat satu sama lain, melawan dunia sendirian. Kata orang ketika kamu punya saudara kembar, kamu akan selalu punya pundak lain untuk bersandar kala lelah, pundak yang selalu bersedia menjadi tempat ternyaman. Ternyata itu tak berlaku untuk keduanya. Semi-Formal - 𝐄𝐤𝐬𝐩𝐞𝐤𝐭𝐚𝐬𝐢. ©rainalla_

More details
WpActionLinkContent Guidelines