Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Under The Sea

Under The Sea

  • WpView
    LECTURES 72
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mai 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
How can a man and a woman be friends without feelings? _________________________________ Lima tahun lalu, Haiden menghilang tanpa jejak, meninggalkan Rachelia dengan luka yang menganga lebar. Janji-janji masa lalu mereka terhempas oleh kepergiannya yang tiba-tiba, tanpa penjelasan. Rachelia, dengan senyum cerianya, menyembunyikan jurang luka yang dalam, menjalani hari-hari dengan hampa, merindukan penjelasan yang tak pernah datang. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali di tengah hiruk pikuk kehidupan. Haiden, dengan ketenangannya, menyembunyikan badai penyesalan yang bergejolak. Mereka saling mencintai, namun terhalang oleh tembok bisu ketakutan dan kenangan pahit masa lalu. Di tengah dentuman musik yang memekakkan telinga, dua pasang mata bertemu dalam kebisuan yang tegang. Emosi bergejolak, mendesak untuk dilepaskan, namun ego mereka menahan, menciptakan tatapan bisu yang sarat makna. "Maafkan aku," ucap Haiden, suara seraknya memecah keheningan. "Kenapa kau lakukan itu?" tanya Rachelia, matanya menuntut jawaban. Akankah Haiden mampu menjelaskan kepergiannya yang misterius? Mampukah Rachelia memaafkan masa lalu dan membuka hatinya untuk cinta yang kembali bersemi? Di tengah keraguan dan kerinduan, mampukah mereka memulai semuanya dari awal?
Tous Droits Réservés
#292
feelings
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • AL AL GANG [Complicated]
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Merebut Senja [COMPLETED]
  • Ken & Ara [SELESAI]
  • Cuaca
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Strawberry
  • JUST BE MINE [END]

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu