Tentang Aksara

Tentang Aksara

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 23, 2025
Seorang pemuda duduk di salah satu ruang di rumah sakit jiwa dekat jendela, pemuda itu diam dengan tatapan kosong mengarah pada taman rumah sakit, dihatinya ingin sekali dia keluar, sudah sejak lama dia harus disana. Tok. Tok. Tok. Suara ketukan pintu sontak membuat pemuda itu mengalihkan pandangannya ke arah pintu, pemuda itu sudah tahu siapa yang akan datang. "Permisi, saya masuk . " Pria dengan pakaian dokter lengkap itu datang diikuti suster dibelakangnya. "Oh, jadi anak manis di depan saya ini bernama Aksara, benar sus? " Tanya dokter tersebut tanpa melihat suster yang berada di smampingnya. "Iya dok, ini Aksa, pasien pertama yang menjadi tanggung jawab anda. " Balas suster tersebut sambil melihat Aksa. "Pak Dafa mengatakan pada saya bahwa anda hanya perlu menangani Aksa tidak perlu memikirkan yang hal lain. " "Baiklah." Dokter bernama Zayyano Devantara itu hanya membalas dingi, dia tidak peduli pada suster disampingnya, "Kamu bisa pergi sekarang."Lanjutnya. " Saya permisi, izin keluar . "Sesampainya suster tersebut diluar, suster itu sangat kesal akan sikap dingin dokter muda itu tapi dia senang dia akhirnya bisa istirahat. ......,.,........... Tidak boleh meniru karya orang amatir. Silahkan komen jika ada typo.
All Rights Reserved
#379
aksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hai Januari
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Takdir Mempersatukan Kita (TAMAT)
  • Orange Flight (End) ✔
  • HARGA RAHIM YASA
  • Home | JungFamily✔️
  • Love In Profession[End]
  • Milk for Rayyan
  • Good Daddy

Insyaallah ceritanya beda,dan update setiap hari sabtu/minggu yaa yuu langsung aja masukin ke draf bacaan😍💋 "je tau ga dokter yg punya dosis ngerendahin kadar itu apa? "ucapan pak juna membuat jeje mengkerutkan dahinya. "itu apa mas?"ucap jeje sambil terus menyiapkan makan untuk suami dan anaknya. "kadar kerinduan ini."ucapan juna membuat jeje kebingungan. "apa si mas,masih pagi loh ini udah gombal aja." Juna mendekat ditariklah pinggang jeje hingga seperti dalam film tetanic,memeluk dari belakang wkwk. "jangan pergi lagi je, saya takut kehilangan kamu dan mereka didalam sana. "ucap juna pada jeje, jeje memang sedang mengandung anak kembar mereka. "manja deh."ucap jeje saat tangan kokoh juna bertengger di perutnya dan memeluknya erat. "manjanya sama kamu bukan orang lain sayang. " **** Itulah sekiranya kutipan cerita ini yoo langsung masukin diperpustakaan kamu yaa❤️❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines