Menunggu di Senja yang Salah

Menunggu di Senja yang Salah

  • WpView
    Bacaan 62
  • WpVote
    Undian 5
  • WpPart
    Bahagian 5
WpMetadataReadCerita Lengkap Jum, Feb 7, 2025
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Liana menyeka meja terakhir di sudut kafe sebelum akhirnya menghela napas panjang. Senja mulai merayap di balik jendela besar, menumpahkan cahaya keemasan ke dalam ruangan yang mulai sepi. Setiap sore, di jam yang sama, ia selalu berdiri di tempat yang sama-menunggu sosok yang diam-diam ia sukai datang. Arga bukan pelanggan tetap, tapi cukup sering mampir untuk membuat Liana mengenalnya terlalu baik. Ia suka kopi hitam tanpa gula, selalu duduk di dekat jendela, dan lebih banyak diam sambil menatap layar laptopnya atau sekadar mengamati langit sore. Sesekali, mereka berbincang ringan, hanya obrolan basa-basi antara pelanggan dan waitress, tapi bagi Liana, itu lebih dari cukup. Hingga suatu hari, Arga datang dengan seseorang di sisinya. Seorang perempuan dengan tawa renyah dan sorot mata yang penuh keyakinan. Liana berdiri di balik kasir, menyaksikan bagaimana Arga menarikkan kursi untuk gadis itu-sesuatu yang tak pernah ia lakukan sebelumnya. Dadanya terasa sesak, tapi ia tetap tersenyum, tetap menyapa seperti biasa, seolah dunia di dalam dirinya tidak sedang runtuh pelan-pelan. Senja hari itu terasa lebih pekat, lebih dingin. Dan di antara denting cangkir dan obrolan pelanggan lain, Liana sadar bahwa ia menunggu di senja yang salah.
Hak Cipta Terpelihara
#18
heartfelt
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Boyfriend
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • PERJODOHAN (Matchmaking) [END]
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Petikan Lingga
  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • Satu Atap, Satu Hati
  • cerita diatas kanvas

Gadis ceria yang menyimpan ribuan luka dihatinya. Bagaimana mungkin ia akan bahagia jika keluarnya berantakan. Ia berharap akan ada satu malaikat yang membawanya pada kebahagian dunia, tak mengapa walaupun hanya sementara. !!!!!!! ngapain?"tanya Ricky datar "em...gu-gue lagi...lagi...ambil sangkar burung, iya gue lagi ambil sangkar burung yang hampir jatuh tadi"ucap Melody dengan wajahnya yang polos, sungguh menggemaskan. "lo ga pinter"ucap Ricky melihat Melody. "ga pinter??? Tanya Melody Menaikkan kedua alisnya. "bohong" ucap Ricky sambil menarik tangan Melody. "lo mau bawa gue kemana?? Tanya Melody bingung, pertanyaan Melody yang tak di gubris sama sekali oleh Ricky membuatnya kesal. Ricky berhenti melangkah saat sampai di sebuah pintu masuk ruangan. "masuk"ucap Ricky. Melody yang melihat ruangan yang tak lain adalah ruangan BK pun menoleh. "kok lu bawa gue kesini sih? "tanya Melody protes tak terima dirinya dibawa keruang BK.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi